Gelombang Sedang Berpeluang Terjadi di Perairan Maluku
- 15 Sep 2026 16:22 WIB
- Ambon
RRI.CO.ID, Ambon - BMKG Stasiun Meteorologi Maritim Yos Soedarso Ambon memprakirakan gelombang laut setinggi 1,25 hingga 2,50 meter berpeluang terjadi di sejumlah perairan Maluku. Informasi tersebut berlaku mulai 16 hingga 17 September 2026.
Prakirawan BMKG Stasiun Meteorologi Maritim Yos Soedarso Ambon, Aneras Wulan menyebutkan pola angin di wilayah Maluku umumnya bergerak dari Timur hingga Tenggara dengan kecepatan 10 hingga 20 knot.
| Baca juga: Tim SAR Temukan ABK KM Masa Jaya Meninggal |
Menurutnya, kecepatan angin tertinggi mencapai 25 knot atau lebih diprakirakan dapat terjadi di Perairan Pulau Buru, Perairan Seram Bagian Barat, Perairan Wetar, Laut Banda dan Laut Arafuru.
Kondisi tersebut berpotensi meningkatkan ketinggian gelombang laut di sekitar wilayah perairan tersebut.
Gelombang 1,25 hingga 2,50 meter berpeluang terjadi di sejumlah wilayah, di antaranya Perairan Utara dan Selatan Pulau Buru, Perairan Seram Bagian Barat, Perairan Pulau Ambon–Pulau Lease, Perairan Maluku Tengah, Perairan Seram Bagian Timur, Kepulauan Banda Neira, Kepulauan Kai, Kepulauan Aru, Kepulauan Tanimbar, Kepulauan Babar, Kepulauan Sermata–Kepulauan Leti, Perairan Wetar, Laut Banda serta Laut Arafuru.
BMKG mengingatkan adanya risiko keselamatan pelayaran akibat kondisi angin dan gelombang tersebut, khususnya bagi perahu nelayan, kapal tongkang, kapal feri dan kapal berukuran besar.
Masyarakat yang tinggal maupun beraktivitas di wilayah pesisir sekitar area yang berpeluang mengalami gelombang tinggi diminta tetap waspada terhadap kondisi cuaca dan laut.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....