Pemprov Maluku Responsif Tangani Warga Terdampak Insiden Patahuwe-Lisabata
- 15 Sep 2026 03:58 WIB
- Ambon
RRI.CO.ID, Ambon — Pemerintah Provinsi (Pemprov) Maluku bergerak cepat menangani dampak insiden yang terjadi di Desa Patahuwe dan Lisabata, Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB) akhir pekan lalu. Pemprov Maluku turun untuk memastikan kondisi warga serta keamanan di kedua wilayah tersebut tetap terkendali.
Diketahui pascainseiden, Gubernur Maluku Hendrik Lewerissa langsung menginstruksikan Kepala Dinas Sosial Affandi Hasanusi bersama tim Tagana, Pelopor Perdamaian, Karang Taruna Provinsi Maluku, Tagana dan Dinas Sosial Kabupaten SBB turun langsung meninjau lokasi pengungsian masyarakat Patahuwe, pada Sabtu, 12 September 2026.
Dari hasil peninjauan, kondisi keamanan dan ketertiban masyarakat di Desa Patahuwe dan Lisabata secara umum dilaporkan aman dan terkendali. Pemerintah juga menyampaikan keprihatinan Gubernur Maluku kepada masyarakat yang terdampak serta mengimbau warga tetap tenang dan menahan diri.
Pemerintah meminta masyarakat tidak melakukan tindakan yang berpotensi memperkeruh keadaan dan menyerahkan proses penegakan hukum kepada aparat keamanan sesuai ketentuan yang berlaku. Untuk memperkuat pesan tersebut, tim di lokasi turut memutarkan video imbauan Gubernur Maluku kepada masyarakat.
| Baca juga: HUT ke-81 RRI, Ini Harapan Tokoh Muda Maluku |
Selain melakukan pemantauan, Pemprov Maluku menyalurkan bantuan bagi warga yang berada di pengungsian. Bantuan tersebut diterima Camat dan Kepala Desa untuk selanjutnya disalurkan kepada masyarakat yang membutuhkan.
Perhatian pemerintah juga diarahkan pada pemulihan tempat tinggal warga yang terdampak. Pemprov Maluku bersama Pemkab SBB, TNI dan Polri memastikan rumah warga yang terbakar akan diupayakan untuk dibangun kembali secara gotong royong dengan melibatkan pemerintah dan masyarakat.
Sementara itu, korban luka akibat insiden tersebut mendapat penanganan medis. Salah satu korban luka tembak dari pihak Negeri Lisabata telah dirujuk ke RSUP Leimena Ambon, sedangkan keluarga yang mendampingi difasilitasi di Rumah Singgah Dinas Sosial Provinsi Maluku di kawasan Passo.
Gubernur Maluku menegaskan biaya pengobatan korban sepenuhnya menjadi tanggungan Pemprov Maluku serta mengajak masyarakat Patahuwe dan Lisabata bersama-sama menjaga ketenangan, keamanan dan persaudaraan agar kondisi segera pulih dan aktivitas warga kembali normal.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....