Pendapatan dan Belanja Kota Ambon Naik Pada 2026

  • 14 Sep 2026 17:59 WIB
  •  Ambon

RRI.CO.ID, Ambon: Pemerintah Kota Ambon merancang perubahan Rancangan Kebijakan Umum Anggaran serta Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara (KUA/PPAS) APBD Tahun Anggaran 2026. Dokumen KUA-PPAS Perubahan APBD Tahun 2026 pun telah diserahkan oleh Pemkot Ambon kepada DPRD dalam rapat paripurna yang digelar di kantor DPRD Ambon, Senin, 14 September 2026.

Dalam rancangan tersebut, alokasi Pendapatan Daerah maupun Belanja Daerah disepakati mengalami kenaikan dibanding anggaran murni. Pendapatan Daerah Kota Ambon diproyeksikan naik 5,44 persen menjadi Rp1,18 triliun dari target awal sebesar Rp1,12 triliun.

Wali Kota Ambon, Bodewin Wattimena dalam sambutannya mengatakan, kenaikan ini ditopang oleh tiga sektor utama, pertama:

Pendapatan Asli Daerah (PAD): Naik 4,45 persen menjadi Rp249,96 miliar.

Kedua, Pendapatan Transfer: Naik 5,66 persen menjadi Rp937,13 miliar, yang didorong oleh penambahan Dana Alokasi Umum (DAU) sebesar Rp37,03 miliar serta penyaluran kurang bayar Dana Bagi Hasil (DBH) 2023–2024 sebesar Rp13,16 miliar.

Ketiga, lain-lain Pendapatan Daerah yang Sah: Dianggarkan sebesar Rp372,54 juta dari yang sebelumnya tidak dialokasikan pada APBD murni.

"Sementara iBelanja Daerah Kota Ambon ikut disesuaikan menjadi Rp1,33 triliun, atau naik 3,15 persen dari penganggaran murni sebesar Rp1,29 triliun," kata Wali Kota Bodewin

Menurutnya, postur anggaran belanja tersebut akan diperuntukkan bagi Belanja Operasi sebesar Rp1,15 triliun (naik 5,30 persen),

Belanja Modal sebesar Rp74,03 miliar (turun 19,22 persen), Belanja Tidak Terduga sebesar Rp10 miliar (tetap) dan Belanja Transfer sebesar Rp91,06 miliar (tetap).

Ditambahkan, melalui penyesuaian KUA/PPAS ini, Pemkot Ambon mengoptimalkan pendapatan transfer dan efisiensi belanja untuk menjaga kestabilan prioritas pembangunan daerah sepanjang 2026.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....