Cegah Paparan Ekstremisme di Maluku, Densus 88 Soroti Pembatasan Gawai di Sekolah
- 09 Sep 2026 07:33 WIB
- Ambon
RRI.CO.ID, Ambon - Densus 88 Anti Teror Polri mendorong pembatasan penggunaan gawai di lingkungan sekolah sebagai salah satu langkah mencegah paparan paham ekstremisme terhadap anak. Upaya tersebut dilakukan di tengah semakin masifnya penyebaran berbagai konten melalui ruang digital.
Kasatgaswil Maluku Densus 88/AT Polri, Kombes Pol I Wayan Sukarena mengatakan pihaknya telah berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan dan Kementerian Agama di wilayah Maluku terkait persoalan tersebut. Koordinasi itu diarahkan untuk mendorong adanya surat edaran mengenai pembatasan penggunaan gawai di lingkungan pendidikan.
“Kami datang ke Dinas Pendidikan, sampai ke kantor Kementerian Agama di wilayah Maluku juga,” katanya.
Menurutnya, pembatasan tersebut tidak dimaksudkan untuk menghilangkan penggunaan teknologi dalam kegiatan pendidikan. Langkah itu lebih diarahkan untuk memastikan pemanfaatan gawai di lingkungan sekolah tetap berada dalam pengawasan dan tujuan yang tepat.
Ia menyebut perkembangan teknologi telah mengubah pola penyebaran paham intoleransi, radikalisme, dan ekstremisme. Konten yang sebelumnya dapat lebih mudah dilokalisasi kini dapat tersebar secara cepat melalui berbagai platform digital.
Kondisi tersebut membuat anak-anak dan remaja menjadi kelompok yang perlu mendapat perhatian khusus. Usia serta kemampuan dalam memahami dan memilah informasi menjadi faktor yang dapat memengaruhi kerentanan mereka terhadap konten bermasalah.
“Selain mendorong pengaturan penggunaan gawai, Densus 88 Satgaswil Maluku juga menjalankan program sosialisasi ke sekolah untuk memberikan pemahaman kepada anak mengenai bahaya paparan ideologi kekerasan sejak dini,” ujarnya.
Ia berharap upaya yang dilakukan dapat memperkuat perlindungan anak dari berbagai pengaruh negatif di ruang digital. Pencegahan akan lebih efektif apabila sekolah, keluarga, pemerintah, aparat, dan masyarakat menjalankan perannya secara bersama-sama.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....