Ekspedisi Rupiah Berdaulat, Wujud Kehadiran Negara di Wilayah 3T Maluku
- 29 Agt 2026 20:03 WIB
- Ambon
RRI.CO.ID,Maluku - Ekspedisi Rupiah Berdaulat (ERB) 2026 menjadi salah satu bentuk nyata kehadiran negara dalam menjangkau masyarakat di wilayah Terdepan, Terluar, dan Terpencil (3T) Maluku. Melalui ekspedisi ini, Bank Indonesia bersama TNI Angkatan Laut memastikan masyarakat di kawasan kepulauan tetap memperoleh uang Rupiah yang cukup dan layak edar.
Komando Daerah TNI Angkatan Laut (Kodaeral) IX bersama Bank Indonesia memberangkatkan Tim ERB 2026 menggunakan KRI Posepa-870, Jumat 28 Agustus 2026. Kapal tersebut bertolak dari Dermaga Irian, Mako Kodaeral IX, Halong, Ambon, untuk menjalankan misi pelayanan Rupiah di sejumlah wilayah 3T Maluku.
Asops Kasal Laksamana Madya TNI Yayan Sofiyan dalam sambutannya yang dibacakan Komandan Kodaeral IX mengatakan, menjaga kedaulatan negara di wilayah kepulauan membutuhkan persatuan dan sinergi seluruh elemen bangsa. Menurutnya, ERB menjadi bagian dari upaya memberikan pelayanan negara kepada masyarakat yang berada di daerah dengan tantangan geografis.
“Ketersediaan Rupiah yang cukup dan layak edar di daerah terpencil diharapkan dapat mendukung transaksi masyarakat sekaligus memperkuat kehadiran negara di wilayah perbatasan dan kepulauan,” katanya.
Sementara itu, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Maluku Surya Alamsyah menegaskan, Rupiah tidak hanya berfungsi sebagai alat pembayaran, tetapi juga menjadi simbol kedaulatan negara. Karena itu, ketersediaan Rupiah dalam kondisi layak edar perlu dipastikan hingga ke wilayah yang memiliki keterbatasan akses dan infrastruktur.
Sinergi BI dan TNI AL dinilai menjadi langkah strategis dalam mengatasi tantangan geografis Maluku yang terdiri atas banyak pulau. Kolaborasi tersebut sekaligus memastikan pelayanan terkait Rupiah dapat menjangkau masyarakat di kawasan yang selama ini menghadapi kendala akses transportasi.
ERB 2026 menyasar Pulau Wetar, Kisar, Moa, Damer, dan Banda dengan waktu pelaksanaan selama tujuh hari, 28 Agustus hingga 3 September 2026. KRI Posepa-870 menempuh rute Ambon-Wetar-Kisar-Moa-Damer-Banda-Ambon dengan total jarak sekitar 896 nautical mile.
"Kehadiran layanan Rupiah di wilayah 3T diharapkan tidak hanya memperlancar aktivitas ekonomi masyarakat, tetapi juga memperkuat rasa kehadiran negara di kawasan kepulauan," ucapnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....