Guru Besar Unpatti Sebut Proyek MILH Harus Didukung Regulasi

  • 24 Agt 2026 09:32 WIB
  •  Ambon

RRI.CO.ID, Ambon - Guru Besar Universitas Pattimura (Unpatti) Ambon, Prof. Marcus Tukan meminta pemerintah serius dalam menindaklanjuti proyek Maluku Integrated Logistic Hub (MILH). Ia mengingatkan agar rencana pembangunan tersebut tidak berhenti pada wacana, diskusi, maupun janji kepada masyarakat.

“Kalau boleh, kesungguhan pemerintah untuk melihat ini. Jangan cuma membuat janji-janji manis,” ujarnya dalam dialog di PRO1 RRI Ambon, Senin 24 Agustus 2026.

Dikatakan, berbagai gagasan pembangunan akan menjadi tidak berarti apabila tidak diikuti dengan implementasi yang jelas. Pemerintah perlu memastikan setiap rencana yang telah dibahas dapat diterjemahkan menjadi kebijakan dan tindakan nyata.

Ia menilai keseriusan pemerintah menjadi faktor penting dalam menentukan keberhasilan MILH. Karena itu, rencana tersebut perlu didorong melalui regulasi yang tepat agar memiliki landasan dan arah pelaksanaan yang jelas.

“Jadi mesti harus didorong dengan regulasi yang pas,” katanya.

Prof. Tukan juga meminta pemerintah tidak terburu-buru mendorong pembangunan MILH tanpa terlebih dahulu memastikan kebutuhan dan kelayakannya. Berbagai aspek harus dikaji secara cermat, termasuk dimensi infrastruktur dan konsekuensinya terhadap pembiayaan.

Ia berharap pemerintah dapat mempertemukan akademisi, birokrat, dan praktisi untuk menguji berbagai aspek rencana MILH. Forum tersebut diperlukan untuk memastikan apakah konsep yang ditawarkan benar-benar mampu menjawab persoalan logistik dan kebutuhan pembangunan Maluku.

Pembangunan infrastruktur tambahnya, harus memiliki dasar kajian dan regulasi yang kuat agar tidak berakhir sebagai proyek yang minim manfaat. Olehnya itu, pemerintah harus menunjukkan kesungguhan melalui tahapan perencanaan hingga implementasi yang terukur.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....