Lapas Ambon dan BPVP Ambon Bekali Warga Binaan Keterampilan Kelistrikan
- 10 Agt 2026 14:32 WIB
- Ambon
RRI.CO.ID,Ambon-Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Ambon terus menunjukkan komitmennya dalam menjalankan fungsi pembinaan kemandirian bagi warga binaan. Kali ini, Lapas Ambon menggandeng Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BPVP) Ambon untuk menyelenggarakan kegiatan Tailor Made Training (TMT) Kejuruan Listrik, dengan fokus pada program pelatihan Instalasi Listrik Rumah Tinggal, Senin 10 Agustus 2026.
Langkah ini diambil sebagai bentuk keseriusan Lapas Ambon dalam membekali warga binaan dengan keterampilan praktis yang memiliki nilai ekonomi tinggi, sehingga mereka memiliki kesiapan mental dan keahlian saat kembali berintegrasi ke masyarakat. Rangkaian kegiatan pembukaan ini juga ditandai secara simbolis dengan penyematan tanda pengenal peserta oleh pihak BPVP kepada perwakilan warga binaan.
Dalam kesempatan tersebut, Kasi Giatja Lapas Ambon, Zulkipli Salampessy, secara resmi membuka kegiatan pelatihan. Ia menegaskan bahwa Lapas Ambon berupaya maksimal untuk memberikan akses pendidikan yang berkualitas bagi seluruh warga binaan agar memiliki daya saing setelah masa pidananya berakhir.
Zulkipli Salampessy dalam sambutannya saat membuka kegiatan menyampaikan bahwa inisiatif ini merupakan upaya Lapas Ambon untuk terus menghadirkan program pembinaan yang adaptif terhadap kebutuhan dunia kerja saat ini.
"Dengan mengucapkan Bismillahirrahmanirrahim, kegiatan pelatihan Instalasi Listrik Rumah Tinggal ini secara resmi saya nyatakan dibuka. Lapas Ambon sangat serius dalam memberikan sarana pelatihan yang aplikatif agar warga binaan kelak siap menjadi tenaga kerja yang terampil," ujar Zulkipli saat meresmikan pembukaan pelatihan.

Pihak BPVP Ambon turut memberikan sambutan dalam acara pembukaan tersebut. Sub Koordinator Bidang Produktivitas BPVP Ambon, Ferdinandus Rianto Sampe, S.T., menegaskan bahwa sinergi ini merupakan wujud nyata kehadiran negara dalam memberikan hak pelatihan kerja yang setara kepada seluruh lapisan masyarakat, termasuk warga binaan.
Ferdinandus Rianto Sampe, dalam sambutannya mengungkapkan apresiasinya terhadap Lapas Ambon yang konsisten memfasilitasi program sertifikasi bagi para peserta didik di dalam lapas.
"Pelatihan ini dirancang dengan standar kompetensi kerja yang jelas. Kami berharap para peserta dapat memanfaatkan kesempatan yang difasilitasi oleh Lapas Ambon ini dengan sebaik-baiknya, sehingga kelak sertifikat kompetensi yang diperoleh benar-benar menjadi tiket emas yang diakui dan diandalkan di dunia industri maupun untuk berwirausaha mandiri," ujar Ferdinandus.
Bagi warga binaan Lapas Ambon, pelatihan ini menjadi momentum penting untuk membekali diri dengan skill nyata. Peserta pelatihan berinisial RT menyatakan bahwa pelatihan yang difasilitasi oleh pihak Lapas ini memberikan motivasi besar baginya.
RT selaku perwakilan warga binaan menuturkan bahwa perhatian yang diberikan pihak Lapas Ambon melalui program ini menumbuhkan rasa percaya diri untuk memperbaiki masa depan.
"Saya sangat berterima kasih kepada Lapas Ambon yang telah memfasilitasi kami untuk bisa belajar hal baru. Kami tidak merasa dikucilkan, justru diberikan kesempatan untuk memiliki keahlian listrik yang nantinya sangat berguna bagi keluarga kami di rumah," ungkap RT.
Kepala Lapas (Kalapas) Kelas IIA Ambon, Hendra Budiman, menegaskan bahwa pelatihan ini merupakan pilar penting dari visi besar Lapas Ambon untuk mentransformasi warga binaan menjadi insan produktif.
Hendra Budiman menjelaskan bahwa Lapas Ambon tidak hanya berfungsi sebagai tempat menjalani hukuman, tetapi juga sebagai pusat pembinaan yang menyiapkan bekal kehidupan bagi warga binaan.
"Tujuan utama kami di Lapas Ambon adalah memastikan setiap warga binaan memiliki 'modal' berupa keahlian sebelum kembali ke masyarakat. Melalui pelatihan instalasi listrik ini, kami ingin memastikan mereka mandiri secara ekonomi dan tidak lagi terjebak pada tindak pidana di masa depan," tegas Hendra Budiman.
Program Tailor Made Training ini mempertegas peran Lapas Kelas IIA Ambon sebagai institusi yang aktif melakukan pemberdayaan sumber daya manusia. Dengan sinergi yang berkelanjutan bersama pihak terkait, Lapas Ambon terus membuktikan bahwa pembinaan yang terukur mampu membentuk warga binaan yang memiliki kemandirian, keterampilan, dan tekad kuat untuk menjadi pribadi yang lebih baik.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....