Sosiolog Unpatti Dorong Transparansi Rekrutmen Tenaga Kerja PSN Blok Masela
- 04 Agt 2026 10:26 WIB
- Ambon
RRI.CO.ID, Ambon - Sosiolog Universitas Pattimura (Unpatti), Dr. Paulus Kortelu mendorong transparansi dalam proses rekrutmen tenaga kerja untuk Proyek Strategis Nasional (PSN) Blok Abadi Masela. Menurutnya, keterbukaan informasi menjadi langkah penting agar masyarakat Maluku memiliki kesempatan mempersiapkan diri sesuai kebutuhan industri.
Ia menilai kesiapan sumber daya manusia lokal menjadi salah satu faktor utama yang menentukan keberhasilan proyek tersebut. Olehnya itu, potensi kesenjangan keterampilan perlu diantisipasi agar masyarakat Maluku tidak hanya menjadi penonton di sektor ketenagakerjaan.
Meski PSN Blok Masela diproyeksikan menyerap sekitar 12 ribu tenaga kerja dengan komitmen 70 persen berasal dari tenaga kerja lokal, peluang itu dinilai harus diiringi peningkatan kompetensi masyarakat. Tanpa persiapan yang memadai, tenaga kerja lokal dikhawatirkan hanya akan mengisi posisi pada level pekerjaan berkeahlian rendah.
"Kalau klasifikasi kebutuhan tenaga kerja tidak dibuka sejak awal, masyarakat tidak punya waktu menyiapkan diri. Akibatnya, mereka hanya akan mengisi pekerjaan pada level bawah," kata Dr. Paulus.
Menurutnya, Inpex dan SKK Migas perlu menyampaikan kebutuhan tenaga kerja secara terbuka, mulai dari level manajemen, menengah, hingga pelaksana. Informasi tersebut dinilai penting agar pemerintah daerah dapat menyusun program pendidikan, pelatihan, dan sertifikasi yang selaras dengan kebutuhan industri.
Ia juga menekankan pentingnya sinergi antara Pemerintah Pusat, SKK Migas, Inpex, Pemerintah Provinsi Maluku, dan pemerintah kabupaten terkait. Kolaborasi tersebut diperlukan agar peningkatan kapasitas sumber daya manusia dapat dilakukan sebelum proyek memasuki tahap operasional penuh.
"Pemerintah daerah jangan sampai dibenturkan dengan masyarakatnya sendiri. Semua pihak harus duduk bersama agar masyarakat lokal benar-benar siap menyambut Proyek Masela," ujarnya.
Ia berharap komunikasi yang terbuka antara seluruh pemangku kepentingan dapat terus diperkuat dalam mendukung pelaksanaan proyek. Dengan demikian, manfaat investasi tidak hanya dirasakan dari sisi ekonomi, tetapi juga melalui peningkatan kualitas sumber daya manusia di Maluku.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....