Operasional Kapal PT. Dharma Indah yang Tak Taat Aturan Jadi Perhatian Dirjen Hubla
- 01 Agt 2026 18:58 WIB
- Ambon
RRI.CO.ID, Ambon - Direktur Jenderal Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan RI, Muhammad Masyhud memastikan akan memberikan perhatian khusus terhadap operasional kapal-kapal milik PT Dharma Indah yang dinilai belum mematuhi ketentuan kepelabuhanan. Penegasan itu disampaikan menyusul laporan mengenai aktivitas kapal perusahaan tersebut yang kerap bertambat di luar pelabuhan penyeberangan yang telah ditetapkan.
Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Maluku, Semy Huwae mengatakan komitmen tersebut disampaikan saat dirinya diterima Dirjen Hubla di Kantor Kementerian Perhubungan, Jakarta, pada Jumat 31 Juli 2026. Menurutnya, pemerintah pusat memandang persoalan itu perlu segera ditindaklanjuti agar seluruh operator pelayaran diperlakukan sesuai aturan yang berlaku.
Audiensi tersebut juga dihadiri Direktur Utama PT Panca Karya, Rany Tualeka. Menurut Huwae, Dirjen Hubla Muhammad Masyhud terkejut mendengar adanya dugaan perlakuan khusus terhadap kapal-kapal PT Dharma Indah dan menyatakan akan melihat langsung kondisi tersebut saat berkunjung ke Ambon.
Selama ini, kapal-kapal PT Dharma Indah diketahui beroperasi dengan bertambat di Pelabuhan Slamet Riyadi Ambon dan Pelabuhan Umum Tulehu. Padahal, pemerintah telah menyediakan Pelabuhan Penyeberangan Galala di Kota Ambon dan Pelabuhan Waai di Kabupaten Maluku Tengah sebagai fasilitas resmi untuk melayani penyeberangan.
Praktik bertambat di luar pelabuhan yang telah ditentukan dinilai tidak sejalan dengan ketentuan tata kelola kepelabuhanan. Kondisi tersebut juga dianggap belum mendukung optimalisasi fasilitas pelabuhan penyeberangan yang telah dibangun pemerintah.
Huwae berharap perhatian langsung dari Dirjen Hubla menjadi langkah awal dalam membenahi tata kelola pelabuhan di Maluku. Penertiban operasional kapal diharapkan dapat meningkatkan keselamatan pelayaran, ketertiban pelayanan, serta kepastian hukum bagi seluruh operator angkutan laut.
Sementara itu, upaya konfirmasi kepada Kepala KSOP Ambon maupun Direktur PT Dharma Indah belum memperoleh tanggapan. Kedua nomor telepon yang dihubungi tidak aktif. (Bertje Minanlarat)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....