Warga Sulit Peroleh Mitan, Laturiuw: Disperindag Jangan Diam

  • 29 Jul 2026 20:26 WIB
  •  Ambon

RRI.CO.ID, Ambon: Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Ambon diminta untuk tidak diam dalam menyikapi informasi adanya kelangkaan Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis minyak tanah (Mitan) pada beberapa lokasi di Kota Ambon.

"Kalau ada informasi seperti ini, tugas Disperindag adalah uji dan buktikan di lapangan. Indag tidak tidak boleh menunggu sampai dengan fakta terjadinya aduan dari masyarakat," kata anggota komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Ambon, Christianto Laturiuw di Ambon, Rabu, 29 Juli 2026

Menurutnya, dalam laksanaan tugas-tugas pemerintahan, Disperindag harus memastikan setiap informasi dengan benar. Jika terdapat berita demikian, pihak Indag segera membuat pendataan untuk menyikapi informasi tersebut.

"Kan Dinas pasti punya catatan berapa banyak pangkalan yang ada misalnya di Tantui, Galunggung, atau Kebun Cengkeh. Kalo ada kelangkaan di situ, ya tinggal lakukan pengecekan," ujarnya

Poltisi Gerindra itu mengaku, memang data terakhir berdasarkan info indag, Pertamina memiliki ketersediaan stok Mitan yang masih normal. Tapi jika ada pemberitaan soal kelangkaan, maka Indag harus memastikan itu sebab tindakan pencegahan jauh lebih penting ketimbang menyelesaikan.

"Tidak perlu sampai masyarakat berteriak kelangkaan. Mestinya Indag bersyukur karena dari info ini, bisa menjadi referensi supaya kerja yang dilakukan menjadi terarah dan terukur," ucapnya

Laturiuw menambahkan, DPRD melalui Komisi II akan memanggil pihak Disperindag untuk mengonfirmasi informasi tersebut.

"Kalau tidak ada kelangkaan ya buktikan, karena tidak mungkin masyarakat yang menguji data itu," kata Laturiuw menutup obrolannya

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....