AIIB Prioritaskan Pendanaan Sektor Perikanan pada Proyek Maluku Integrated Port

  • 14 Jul 2026 07:45 WIB
  •  Ambon

RRI.CO.ID, Ambon - Asian Infrastructure Investment Bank (AIIB) menyatakan kesiapan mendukung pendanaan pengembangan sektor perikanan dalam proyek Maluku Integrated Port (MIP). Dukungan tersebut melengkapi komitmen World Bank yang sebelumnya telah menyatakan minat pada proyek strategis di Provinsi Maluku itu.

Komitmen AIIB disampaikan saat pertemuan dengan Gubernur Maluku Hendrik Lewerissa di Ruang Rapat Gubernur. Audiensi tersebut turut dihadiri Kepala Bappeda Provinsi Maluku Anton Lailossa, serta Senior Investment Officer Public Sector Clients Department Regional 1 AIIB, Niraja Shukla.

Sebelum bertemu Gubernur Hendrik, delegasi AIIB telah meninjau lokasi proyek dan menggelar pembahasan teknis bersama Bappeda Provinsi Maluku. Hasil peninjauan menunjukkan ketertarikan AIIB untuk mendukung komponen yang berkaitan langsung dengan pengembangan sektor perikanan.

"Mereka bersedia turut berkontribusi mendanai proyek tersebut bersama World Bank. Ketertarikan mereka secara khusus berada pada sektor perikanan," ujar Anton Lailossa.

Menurut Lailossa, fokus pendanaan AIIB tidak mencakup aspek logistik maupun infrastruktur pendukung lainnya. Lembaga keuangan internasional itu memilih memusatkan dukungan pada penguatan sektor perikanan sebagai bagian dari pengembangan MIP.

Pemerintah Provinsi Maluku menilai masuknya AIIB sebagai calon mitra pendanaan menjadi sinyal positif bagi percepatan realisasi Maluku Integrated Port. Sinergi AIIB dan World Bank diharapkan mampu mempercepat pengembangan kawasan yang diproyeksikan menjadi pusat industri perikanan dan penggerak ekonomi maritim di Maluku.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....