Perahu Mati Mesin, Lima Nelayan Tual Berhasil Dievakuasi
- 06 Sep 2026 20:25 WIB
- Ambon
RRI.CO.ID, Ambon - Tim SAR Gabungan berhasil menyelematkan lima orang nelayan asal Desa Fiditan, Kota Tual, yang sempat terombang-ambing akibat mati mesin di perairan antara Pulau Ler dan Pulau Ngodan, Kabupaten Maluku Tenggara, Minggu, 6 September 2026.
Informasi kejadian pertama kali diterima oleh Pos SAR Tual dari Rahmat Saleh, salah satu anggota keluarga korban, sekitar pukul 15.50 WIT.
Menindaklanjuti laporan tersebut, Tim Rescue Pos SAR Tual langsung dikerahkan ke lokasi menggunakan Rigid Inflatable Boat (RIB) dengan jarak sekitar 14,28 mil laut dan heading 289° arah barat dari Pelabuhan PPN Tual.
Dantim Ops SAR, Guntur Mohan Mewar, menjelaskan bahwa kelima nelayan berangkat melaut sejak pukul 09.00 WIT. Masalah terjadi saat mereka hendak perjalanan pulang usai memancing sekitar pukul 15.30 WIT.
"Dalam perjalanan, longboat yang mereka tumpangi mengalami mati mesin dan tak dapat melanjutkan perjalanan. Setelah dilaporkan dan dilaksanakan Operasi SAR, seluruh korban berhasil ditemukan dalam keadaan selamat," ujar Guntur.
Sekitar pukul 17.02 WIT, perahu berhasil ditemukan di sekitar lokasi kejadian. Seluruh penumpang langsung dievakuasi menuju Kota Tual untuk diserahkan kembali kepada pihak keluarga.
Mereka diantaranya, Rahmat Saleh (L/32), Tamiruddin (L/40), Nawir (L/36), Kamarudin (L/43) dan Sahar Renuat (L/41).
Pencarian dilakukan dalam kondisi cuaca berawan, angin Barat Laut–Barat berkecepatan 20 knot, serta gelombang setinggi 1,25 meter. Operasi melibatkan unsur Tim Rescue Pos SAR Tual dan pihak keluarga dengan dukungan alut berupa RIB dan Rescue Car.
Dengan ditemukannya seluruh korban dalam kondisi selamat, Operasi SAR resmi ditutup dan seluruh unsur kembali ke satuan masing-masing.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....