Sejumlah Nama Mencuat jelang Mubes IKA Unidar

  • 08 Jun 2026 19:33 WIB
  •  Ambon

RRI.CO.ID,Ambon-Menjelang pelaksanaan Musyawarah Besar (Mubes) Ikatan Keluarga Alumni (IKA) Universitas Darussalam (Unidar) Ambon yang dijadwalkan berlangsung pada 27 Juni 2026, sejumlah nama mulai mencuat sebagai kandidat Ketua Umum IKA Unidar periode mendatang. Salah satu nama yang mendapat dukungan dari sejumlah alumni adalah Umar Lessy, yang saat ini menjabat sebagai Ketua DPD Partai Golkar Maluku.

Menanggapi dukungan tersebut, Umar mengaku menghargai kepercayaan yang diberikan kepadanya untuk maju dalam kontestasi pemilihan Ketua Umum IKA Unidar. "Saya tetap berterima kasih atas kepercayaan dan dorongan yang diberikan kepada saya sebagai calon Ketua IKA Unidar. Bagi saya, itu merupakan bentuk apresiasi sekaligus amanah moral yang tentu tidak bisa dipandang secara ringan," ujar Umar melalui sambungan telepon, Senin 8 Juni 2026.

Menurutnya, IKA Unidar merupakan rumah besar bagi seluruh alumni yang harus dijaga bersama dengan semangat kebersamaan dan kolaborasi. "Ikatan Keluarga Alumni Universitas Darussalam Ambon adalah rumah bersama yang harus dijaga dengan semangat kolektif, bukan semata tentang siapa yang paling kuat atau paling berpeluang. Yang jauh lebih penting adalah bagaimana organisasi ini menjadi wadah yang inklusif, produktif, dan mampu memberikan kontribusi nyata bagi almamater maupun masyarakat luas," katanya.

Umar menegaskan bahwa dirinya menyerahkan sepenuhnya proses pencalonan kepada mekanisme organisasi serta dinamika yang berkembang di kalangan alumni. "Jika memang itu menjadi kehendak bersama dan melalui proses yang baik, tentu akan saya pertimbangkan dengan penuh tanggung jawab," ujarnya.

Ia juga meyakini bahwa IKA Unidar memiliki banyak figur potensial yang memiliki kapasitas, pengalaman, dan rekam jejak yang baik untuk memimpin organisasi alumni tersebut. Karena itu, Umar berharap proses pemilihan Ketua Umum IKA Unidar dapat menjadi momentum memperkuat solidaritas dan partisipasi alumni, bukan sebaliknya menimbulkan perpecahan.

"Proses ini seharusnya menjadi ruang untuk memperkuat kebersamaan, memperluas partisipasi, serta menghadirkan gagasan-gagasan terbaik demi kemajuan organisasi, bukan justru menciptakan sekat atau polarisasi di antara sesama alumni," ujarnya.

Lebih lanjut, Umar menilai tantangan organisasi alumni ke depan akan semakin kompleks seiring perkembangan zaman. Karena itu, dibutuhkan sosok pemimpin yang mampu merangkul seluruh elemen alumni sekaligus memiliki visi yang jelas untuk memajukan organisasi.

"Dibutuhkan kepemimpinan yang tidak hanya mampu merangkul, tetapi juga memiliki visi yang jelas, kerja nyata, serta komitmen untuk menjadikan Ikatan Alumni sebagai kekuatan sosial yang memberi dampak positif, baik bagi kampus maupun masyarakat," katanya.

Pada akhirnya, Umar berharap siapapun yang terpilih dalam Mubes IKA Unidar nanti dapat membawa organisasi alumni tersebut menjadi lebih solid, progresif, dan relevan dengan tantangan masa depan.

"Pada prinsipnya, siapa pun yang nantinya diberi amanah, saya berharap dapat membawa IKA Unidar ini semakin solid, progresif, dan mampu menjawab tantangan zaman," pungkasnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....