Gepeng di Ambon Masih Marak, Anak-anak Jadi Korban Eksploitasi

  • 08 Jun 2026 13:35 WIB
  •  Ambon

RRI.CO.ID, Ambon - Persoalan gelandangan dan pengemis (gepeng) di kota Ambon masih terjadi meskipun sudah ditangani oleh dinas terkait. Hal ini menjadi perhatian serius, terutama dengan banyaknya anak-anak yang terlibat, bahkan menjadi korban eksploitasi. Berbagai upaya telah dilakukan oleh pemerintah dan masyarakat untuk menangani permasalahan ini.

Jumlah gepeng di kota Ambon terus meningkat dalam beberapa tahun terakhir, meskipun telah dilakukan penertiban berkali-kali. Kondisi yang lebih memprihatinkan adalah sebagian besar gepeng di area publik adalah anak-anak di bawah umur, mirisnya anak-anak ini dieksploitasi oknum tidak bertanggungjawab untuk kepentingan pribadi, termasuk melakukan tindak kekerasan dan meminta hasil dari pengemisannya.

Dari hasil pantauan RRI, Senin 8 Juni 2026, fenomena ini masih terlihat ditengah aktifitas masyarakat kota ambon. Kali ini dikawasan Jl. Diponegoro Kota Ambon. Meskipun aksi penertiban dan pembinaan yang gencar dilakukan pemerintah melalui dinas sosial kota ambon, namun masih ditemui gepeng dikawasan tertentu. Hal ini tentu menjadi perhatian bagi setiap warga kota yang sedang melintas dikawasan tersebut.

Ronny salah satu warga ketika ditanya media ini senin pagi mengaku prihatin dengan kondisi ini, anak diusia yang harusnya duduk dibangku pendidikan itu terpaksa menghadapi hidup yang penuh tantangan. "Beta kasiang lia dong ini, disatu sisi dong musti cari makan sandiri, tapi disisi lain jua dong biking rusak citra kota ambon". Tegas Ronny dalam dialeg ambon

Menurutnya, hal ini bukan hanya tanggung jawab pemerintah tapi menjadi tanggung jawab penuh orang tua. Pemerintah tentu akan menyediakan sarana, berupa pembinaan, dan bantuan bagi mereka yang tidak berkecukupan. Namun orang tua yang harus lebih berperan penting dalam memberikan perhatian, kasih sayang orang tua, serta edukasi dari lingkup keluarga.

"Belum lagi yang suka minta-minta di lampu merah, itu paling tidak enak dipandang, dan kita sebagai manusia yang beradab, tidak mampu melihat hal ini, hati kita teriris, dimana kemerdekaan yang sesungguhnya, apabila hal-hal seperti ini masih ditemui di sudut-sudut kota ambon" Tambah Ronny

Diharapkan, fenomena ini dapat diatasi dengan kerja sama, serta berbagai upaya yang dilakukan pemerintah, masyarakat, serta lembaga terkait, permasalahan gelandangan dan pengemis di kota ambon ini dapat teratasi secara efektif, terutama untuk melindungi setiap generasi penerus bangsa dari aksi eksploitasi, agar dapat memberikan masa depan yang layak bagi mereka.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....