Cetak SDM Mandiri, Warga Binaan Lapas Ambon Terampil Rangkai Pagar Besi
- 24 Agt 2026 13:36 WIB
- Ambon
RRI.CO.ID,Ambon- Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Ambon terus membuktikan komitmennya dalam mencetak sumber daya manusia yang mandiri dan bernilai guna. Di balik tembok pembinaan, para warga binaan kini semakin produktif dengan mengerjakan berbagai pesanan pembuatan pagar besi dari masyarakat luas, Sabtu,22 Agustus 2026.
Kegiatan produktif ini merupakan bagian dari program pembinaan kemandirian yang dirancang secara terukur untuk membekali warga binaan dengan keahlian teknik las. Nantinya, hasil dari penjualan pagar pesanan tersebut akan dikelola secara transparan, di mana sebagian dana disetorkan sebagai Pendapatan Negara Bukan Pajak (PNBP) serta diberikan hak premi kepada warga binaan yang terlibat aktif dalam pengerjaannya.
Kepala Seksi Kegiatan Kerja (Kasi Giatja) Lapas Ambon, Zulkipli Salampessy, menjelaskan bahwa program pembuatan pagar besi ini berjalan dengan baik berkat kedisiplinan dan semangat belajar para warga binaan.
Ia menyampaikan bahwa pembinaan kemandirian ini tidak hanya berorientasi pada peningkatan produktivitas lapas, melainkan sebagai wadah pembentukan karakter kerja yang profesional. "Kami terus mendorong warga binaan agar memiliki keterampilan riil yang bisa diandalkan ketika mereka bebas nanti. Pengerjaan pagar pesanan masyarakat ini adalah wujud nyata bahwa proses pembinaan berjalan produktif," ujar Zulkipli saat ditemui di ruang kerjanya.
Keseriusan dalam menggarap pesanan ini tampak jelas dari ketelitian para pekerja di bengkel kerja lapas. Salah seorang warga binaan berinisial F yang turut serta dalam pembuatan pagar tersebut mengaku bersyukur bisa mendapatkan kesempatan selama menjalani masa hukuman di Lapas Ambon.
Menurut F, keahlian mengelas yang ia dapatkan di dalam lapas memberikan pandangan baru tentang masa depannya kelak. "Awalnya saya tidak punya keahlian khusus soal besi, tapi berkat bimbingan di sini saya jadi mengerti teknik pengelasan yang baik. Puji Tuhan, hasil kerja kami dipesan orang, dan kami juga senang karena jerih payah kami diberikan premi," kata F penuh semangat.
Kualitas hasil karya warga binaan Lapas Ambon rupanya mendapat sambutan hangat dari masyarakat umum. Samuel, salah seorang pembeli yang memesan pagar besi untuk rumahnya, mengaku kagum dengan hasil akhir pengerjaan yang rapi dan tidak kalah dari bengkel las profesional di luar lapas.
"Saya awalnya sempat ragu, tapi setelah melihat langsung pagar yang sudah jadi, hasilnya sangat rapi dan kokoh. Kualitasnya luar biasa, sama sekali tidak kalah dengan penyedia jasa las di luar," puji Samuel saat mengambil pesanannya di Lapas Ambon.

Menanggapi pencapaian positif ini, Kepala Lapas (Kalapas) Kelas IIA Ambon, Sumarwoto. Hendra Budiman, memberikan apresiasi tinggi kepada jajaran Seksi Kegiatan Kerja serta para warga binaan yang terus menunjukkan produktivitas tinggi. Ia menegaskan bahwa Lapas Ambon akan terus membuka diri terhadap kerja sama produktif demi mendukung kemandirian warga binaan secara berkelanjutan.
"Pemasyarakatan masa kini berfokus pada transformasi ekonomi dan pembekalan skill. Kami ingin masyarakat melihat bahwa warga binaan di dalam lapas mampu menghasilkan karya yang bernilai ekonomis dan bermanfaat luas bagi masyarakat," kata Hendra.
Melalui program pembinaan kemandirian seperti pembuatan pagar besi ini, Lapas Ambon tidak hanya sukses menjalankan fungsinya sebagai tempat pembinaan, tetapi juga bertransformasi menjadi inkubator produktif yang melahirkan tenaga kerja terampil, siap mandiri, dan siap diterima kembali dengan baik oleh masyarakat luas.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....