DPRD Minta Pemkot Ambon Maksimalkan Fungsi Rumah Kemasan

  • 21 Mei 2026 18:15 WIB
  •  Ambon

RRI.CO.ID, Ambon: Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Ambon menyoroti kondisi bangunan Rumah Kemasan milik Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon yang disebut mengalami kerusakan meski baru dibangun sekitar tiga tahun lalu. Proyek yang awalnya digadang-gadang menjadi pusat layanan desain grafis dan cetak kemasan produk lengkap dengan harga terjangkau itu kini dinai tidak lagi dimanfaatkan secara optimal.

Sorotan tersebut muncul setelah DPRD menerima laporan terkait kondisi bangunan yang mulai mengalami kerusakan pada beberapa bagian. Anggota DPRD Kota Ambon, Christianto Laturiuw meminta Pemkot Ambon untuk memberikan perhatian ekstra terhadap keberadaan rumah kemasan yang berlokasi di kawasan Transit Passo tersebut.

"Keberadaannya sudah tidak lagi berfungsi maksimal dalam mendukung perkembangan pelaku UMKM. Kami harap ada perhatian khusus dari Pemkot Ambon," kata Laturiuw di Ambon, Kamis, 21 Mei 2021.

Menurutnya, keberadaan Rumah Kemasan sejatinya menjadi salah satu sarana penting yang disiapkan Pemerintah Kota Ambon untuk membantu pelaku UMKM meningkatkan kualitas produk, khususnya dari sisi kemasan dan pemasaran. Ia mengaku menerima informasi dari Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) bahwa sejumlah peralatan di lokasi tersebut telah mengalami kerusakan bahkan ada yang hilang.

Padahal, lanjutnya, sejak awal diresmikan oleh wali kota, konsep Rumah Kemasan dibuat sebagai pintu masuk dalam menjaga dan mendorong perkembangan UMKM di Kota Ambon. “Awalnya itu untuk membantu produk-produk UMKM supaya tidak lagi dikemas secara biasa, tetapi sudah memiliki merek, motif dan desain yang baik. Rumah Kemasan tinggal mengeksekusi sesuai kebutuhan masyarakat,” ujarnya.

Laturiuw menilai, jika fasilitas tersebut berjalan optimal maka akan sangat membantu pelaku UMKM untuk memasarkan produknya ke toko-toko modern seperti Indomaret maupun Alfamart, karena produk yang dijual sudah memiliki standar kemasan yang layak. Namun hingga kini, dirinya belum melihat adanya langkah konkret untuk mengaktifkan kembali fasilitas tersebut.

"Mudah-mudahan di tahun 2026 ada perhatian serius, misalnya penggantian atau perbaikan gedung, dibuat pagar pelindung dan ada petugas yang menjaga di sana," ucapnya

Ia menegaskan, pemerintah tidak cukup hanya mengeluarkan seruan untuk mendukung pertumbuhan UMKM, tetapi juga harus menyiapkan sarana pendukung yang benar-benar dapat dimanfaatkan masyarakat.

"Buat apa sudah diresmikan tapi manfaatnya belum dirasakan masyarakat secara keseluruhan. Kalau pemerintah ingin UMKM berkembang, maka fasilitas pendukung seperti Rumah Kemasan juga harus dipastikan berjalan dengan baik," kata Politisi Gerindra itu

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....