Angka Pengangguran di Maluku Turun Capai 5,80 Persen Per Februari 2026

  • 13 Mei 2026 10:37 WIB
  •  Ambon

RRI.CO.ID, Ambon - Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) di wilayah Provinsi Maluku berhasil ditekan hingga mencapai 5,80 persen pada Februari 2026. Kepala BPS Provinsi Maluku, Maritje Pattiwaellapia menyatakan angka ini menunjukkan bahwa dari 100 angkatan kerja, kini hanya terdapat sekitar enam orang penganggur.

Penurunan ini menjadi sinyal positif karena lebih rendah 0,15 persen poin dibandingkan posisi Februari 2025. Maritje menjelaskan bahwa indikator TPT sangat penting untuk melihat sejauh mana pasar kerja mampu menyerap tenaga kerja yang tersedia.

Berdasarkan data gender, pengangguran perempuan masih berada di angka 6,41 persen atau lebih tinggi dari laki-laki yang sebesar 5,37 persen. Meski demikian, tren keduanya menurun masing-masing sebesar 0,13 persen poin dan 0,14 persen poin dalam setahun terakhir.

“Menurut daerah tempat tinggal, TPT perkotaan (7,65 persen) jauh lebih tinggi dibandingkan TPT di daerah perdesaan (4,45 persen). TPT perkotaan dan perdesaan turun dibandingkan Februari 2025 masing-masing sebesar 0,16 persen poin dan 0,29 persen poin,” tutur Pattiwaellapia.

Pattiwaellapia menjelaskan, dilihat dari latar belakang pendidikan, lulusan Diploma I/II/III masih mendominasi angka pengangguran tertinggi sebesar 11,28 persen. Sementara angkatan kerja dengan pendidikan SMP menjadi yang paling terserap dengan tingkat pengangguran terendah sebesar 2,88 persen.

“Kelompok lulusan pendidikan tinggi (Diploma IV hingga S3) yang mencatatkan penurunan TPT paling tajam. Sektor ini berhasil menekan angka pengangguran sebesar 4,60 persen poin, diikuti kelompok pendidikan SD ke bawah yang turun 0,25 persen poin,” ucapnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....