Keluhan Petugas Kebersihan Direspon DPRD, Gaji Tetap Dibayar

  • 07 Mei 2026 14:23 WIB
  •  Ambon

RRI.CO.ID, Ambon - Aksi mogok kerja sejumlah petugas kebersihan di Kota Ambon buntut dari keterlambatan pembayaran gaji mendapat respon cepat anggota komisi III DPRD Kota Ambon, Lucky Upulatu Nikjuluw.

Kepada RRI di Ambon, Kamis, 7 Mei 2026, Lucky mengaku bahwa dirinya telah mengkonfirmasikan terkait masalah ini dengan Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Persampahan (DLHP) Kota Ambon, Apries Gaspersz.

Dari hasil koordinasi tersebut, ternyata keterlambatan pembayaran upah petugas bukan karena tidak ada anggaran, melainkan masih adanya kendala teknis yang harus diselesaikan.

"Saya sudah konfirmasi ke pak Kadis. Ternyata ini hanya masalah administrasi. Tapi, pasti akan dibayarkan," kata Lucky Upulatu Nikjuluw

Untuk itu, Lucky meminta kepada seluruh petugas kebersihan baik penyapu jalan maupun tenaga angkut sampah agar tetap beraktivitas seperti biasa.

"Pemerintah tidak mungkin mengabaikan hak-hak petugas kebersihan. Tetap kerja, saya pastikan upah akan dibayar," ucap Ketua Fraksi PDI Perjuangan itu

Diketahui, sejumlah petugas kebersihan di Kota Ambon melakukan aksi mogok kerja dengan tidak mengangkut dan membersihkan sampah yang berada di tempat pembuangan sampah kawasan Benteng Karang, Kecamatan Baguala, Kota Ambon, Kamis, 7 Mei 2026.

Aksi ini dilakukan sebagai bentuk protes terhadap pemerintah daerah yang hingga kini belum juga membayar upah mereka.

"Terhitung sepekan kami belum mendapatkan gaji. Nah, aksi mogok kerja ini sebagai bentuk protes kami," kata Koordinator petugas angkut sampah, Evert Muskita di lokasi TPA

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....