Lapas Namlea- Puskesmas Sawa Gelar CKG & Skrining TBC

  • 12 Agt 2026 20:05 WIB
  •  Ambon

RRI.CO.ID,Ambon- Warga Binaan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas III Namlea mengikuti kegiatan Cek Kesehatan Gratis (CKG) dan Skrining Tuberkolosis (TBC) sebagai rangkaian dari peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia (RI), Rabu 12 Agustus 2026.

Kegiatan tersebut dilaksanakan untuk menindaklanjuti Surat Direktur Perawatan Kesehatan dan Rehabilitasi Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Nomor PAS.6.PK.08.03-118 Tentang Kegiatan Bakti Sosial CKG dengan Rontgen Dada Skrining TBC Dalam Peringatan HUT RI Ke-81 dengan target partisipan mencapai 81.000 orang dari seluruh Unit Pelaksana Teknis Pemasyarakatan se-Indonesia.

Kepala Lapas Namlea, Muhammad M. Marasabessy, yang turut hadir dalam kegiatan tersebut menyampaikan apresiasi atas terlaksananya kegiatan yang melibatkan tim tenaga kesehatan (nakes) dari Puskesmas Sawa itu.

"Kegiatan CKG merupakan wujud pemenuhan hak-hak warga binaan untuk mendapatkan layanan kesehatan yang memadai dan tanpa dipungut biaya sepeserpun. Warga binaan dapat menyampaikan segala keluhan kesehatannya kepada nakes agar mendapatkan penanganan medis yang lebih baik. Warga binaan juga berkesempatan mendapatkan layanan keseahatan yang menyangkut TBC," ungkap Marasabessy.

Tim Puskesmas Sawa yang terdiri dari 9 orang dan dibantu peserta magang melakukan pemeriksaan mulai dari pengecekan kadar gula darah, tekanan darah, berat dan tinggi badan, penggalian data gejala TBC, dan edukasi kesehatan.

Kepala Puskesmas Sawa, Risna Waliulu, menyampaikan kegiatan CKG dan Skrining TBC merupakan hasil dari kerja sama dan koordinasi sinergis antara Lapas Namlea dan Puskesmas Sawa.

"Kami harapkan melalui kegiatan ini jalinan silaturahmi antara Lapas Namlea dan Puskesmas Sawa semakin erat dan bekerja sama memenuhi hak kesehatan warga binaan," tutur Risna.

Ia juga menhimbau kepada warga binaan agar memperhatikan kondisi kesehatan dan menjaga kebersihan lingkungan agar terhindar dari penyakit-penyakit menular khususnya Demam Berdarah Dengue (DBD) yang saat ini kasusnya tengah meningkat di Kabupaten Buru.

"Akhir-akhir ini sedang tren penemuan kasus DBD. Untuk mengantisipasinya, kami harapkan seluruh warga binaan mawas diri terhadap kondisi kesehatan apalagi kebersihan lingkungan yang menjadi faktor paling berpengaruh terhadap populasi nyamuk DBD atau Aedes Aegypti," harapnya.

Sementara itu, petugas Klinik Pratama Lapas Namlea, Fransky Uneputty, menjelaskan Lapas Namlea mengikutsertakan 10 pegawai dan 56 warga binaan dalam kegiatan CKG dan Skrining TBC. Jumlah tersebut telah melampaui target 36 orang yang ditetapkan oleh Kantor Wilayah.

"Karena sebagian warga binaan ada yang sudah mengikuti kegiatan ini sebelumnya, jadi kami ikutkan 66 peserta dari pegawai dan warga binaan. Hasilnya masih menunggu pemeriksaan dan pengujian lebih lanjut dari pihak Puskesmas Sawa," jelas Fransky.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....