Bulog Maluku Target Serap 5.000 Ton Beras Petani Lokal
- 30 Apr 2026 07:34 WIB
- Ambon
RRI.CO.ID, Ambon - Perum Bulog Kantor Wilayah Maluku dan Maluku Utara memasang target ambisius untuk menyerap sebanyak 5.000 ton beras petani lokal hingga Desember 2026. Langkah ini diambil guna memperkuat stok pangan daerah sekaligus mengapresiasi produktivitas petani di wilayah kepulauan ini.
Manajer Supply Chain Perum Bulog Maluku-Malut Abdul Azi, mengungkapkan, target tersebut melonjak signifikan dari rencana awal yang hanya sebesar 2.000 ton. Keputusan menaikkan target ini dilakukan setelah melihat realisasi penyerapan di lapangan yang ternyata melampaui ekspektasi dalam waktu singkat yakni mencapai 2.700 ton.
“Tren positif ini pun diprediksi akan terus merangkak naik,” ungkap Aziz, Kamis 30 April 2026.
Dijelaskan, penyerapan beras difokuskan pada tiga lumbung pangan utama, yakni Pulau Buru, wilayah Kobisonta di Maluku Tengah, serta Gemba di Seram Bagian Barat. Strategi kolaborasi pun diperkuat dengan melibatkan Dinas Pertanian, kelompok tani, pengusaha penggilingan, hingga jajaran TNI di daerah sentra panen.
Meski aktivitas panen di Gemba dan Kobisonta baru saja usai, Bulog telah bersiap menyambut gelombang panen berikutnya yang diperkirakan jatuh pada akhir Mei hingga Juni mendatang. Aziz menjelaskan bahwa masa panen di tiap kecamatan berlangsung secara bergiliran sehingga pasokan masuk ke gudang Bulog tidak terputus.
“Masa panen di tiap kecamatan, tidak serentak sehingga pasokan ke Gudang Bulog tetap ada,” ujarnya.
Sementara itu, untuk penyerapan beras di Pulau Buru berlangsung sepanjang tahun karena masa panennya berkelanjutan. Bulog memastikan akan terus mengawal hasil petani lokal demi menjaga stabilitas ketahanan pangan nasional sesuai mandat Badan Pangan Nasional.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....