Sinergi Maluku-Australia: ASC Dorong Generasi Muda Kembali ke Laut

  • 26 Apr 2026 17:51 WIB
  •  Ambon

RRI.CO.ID. Ambon - Ambon Sailing Community (ASC) terus berupaya memperkuat jati diri Maluku sebagai bangsa pelaut sekaligus jembatan hubungan internasional antara Maluku dan Australia. Dalam dialog "Ngobras" yang digelar pada Sabtu, 25 April 2026, gerakan ini ditegaskan sebagai langkah strategis untuk memastikan laut tetap menjadi napas bagi generasi muda di tengah gempuran gaya hidup urban dan digital.

Ketua ASC, Nicko Tulalessy, menyoroti adanya jeda generasi yang mengkhawatirkan antara para tetua yang mahir membaca angin dengan kaum muda yang lebih akrab dengan algoritma digital. Melalui wadah Choirumon, ASC berusaha menyatukan kearifan lokal tersebut agar tradisi berlayar tetap relevan.

Hal ini juga menjadi poin penting dalam meningkatkan hubungan Maluku-Australia yang secara historis dan geografis memiliki kedekatan maritim yang kuat. Rektor IAKN Ambon, Prof. Yance Rumahuru, dan Business Owner Gentiani Nanere, turut memberikan perspektif mengenai pentingnya dukungan akademis dan profesional dalam gerakan ini.

Tantangan berupa stigma bahwa olahraga layar adalah hobi mahal atau kuno dijawab dengan penekanan pada aspek disiplin tinggi dan kemampuan bertahan hidup. Bagi ASC, berdiri di atas perahu layar adalah simbol kebanggaan yang harus dirasakan langsung oleh anak muda Ambon sebagai duta maritim.

Guna menarik minat Gen-Z dan milenial, ASC memanfaatkan strategi konten visual yang estetis di media sosial sebagai pintu masuk edukasi. Melalui tampilan navigasi dan keindahan berlayar yang modern, mereka menyelipkan pesan pelestarian lingkungan laut.

Harapannya, generasi muda tidak hanya mengejar eksistensi digital, tetapi juga memiliki pemahaman mendalam tentang ekosistem laut yang menjadi kunci kolaborasi regional di masa depan. Diharapkan juga, melalui konsistensi gerakan ini, Ambon mampu mencetak generasi baru pelaut ulung yang adaptif terhadap teknologi tanpa meninggalkan identitas leluhur.

Sinergi antara ASC, akademisi, dan pelaku usaha ini diharapkan terus mempererat hubungan Maluku dengan Australia melalui sektor pariwisata bahari dan pertukaran budaya. Laut Ambon akan terus menjadi ruang juang bagi mereka yang berani menembus zaman dengan layar terkembang.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....