BKSDA Maluku Terus Perkuat Pengawasan Peredaran Satwa Liar
- 21 Apr 2026 17:23 WIB
- Ambon
RRI.CO.ID, Ambon: Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Maluku terus memperkuat upaya pengawasan terhadap peredaran ilegal satwa liar di wilayah Maluku. Salah satu langkah yang dilakukan yakni dengan melalui implementasi anjing deteksi (K9) di wilayah Maluku, khususnya di Kota Ambon.
"Implementasi K9 dinilai mampu memperkuat deteksi terhadap upaya penyelundupan satwa liar yang selama ini sulit diidentifikasi dengan metode konvensional,” kata Polisi Kehutanan (Polhut) BKSDA Maluku Denny Soewarlan, di Ambon, belum lama ini
Menurutnya, langkah ini ditandai dengan pelaksanaan kegiatan asesmen implementasi K9 yang digelar di salah satu hotel di Ambon. Kegiatan tersebut merupakan hasil kolaborasi antara BKSDA Maluku dan Wildlife Conservation Society Indonesia Program.
Ia menjelaskan, kegiatan ini menjadi bagian dari strategi meningkatkan efektivitas pengawasan di pintu-pintu keluar masuk barang dan orang, terutama di kawasan pelabuhan.
Kegiatan tersebut turut melibatkan sejumlah instansi terkait, di antaranya Balai Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan Maluku, Polsek Kawasan Pelabuhan Yos Sudarso Ambon, Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas I Ambon, serta PT Pelabuhan Indonesia (Persero) dan PT Pelni Cabang Ambon.
Dalam forum tersebut, berbagai masukan teknis dibahas, termasuk rencana operasional dan penempatan unit K9 di titik-titik strategis. Kehadiran anjing deteksi ini diharapkan menjadi garda terdepan dalam mencegah praktik perdagangan ilegal satwa liar di Maluku.
“Implementasi K9 diharapkan mampu meningkatkan efektivitas pengawasan, khususnya dalam mendeteksi peredaran ilegal satwa liar yang kerap luput dari pemeriksaan biasa,” ujarnya.
Seluruh instansi yang terlibat juga menyatakan komitmen bersama untuk mendukung penerapan K9 secara berkelanjutan. Upaya ini diharapkan tidak hanya memperkuat pengawasan, tetapi juga memberikan efek jera bagi pelaku perdagangan ilegal satwa liar di wilayah Maluku.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....