Isu Harga BBM Bakal Naik, Pertamina: Tidak Benar
- 31 Mar 2026 17:53 WIB
- Ambon
RRI.CO.ID, Ambon: Isu harga bahan bakar minyak (BBM) di wilayah Maluku akan naik per 1 April 2026 seperti yang beredar luar di media sosial dibantah pihak Pertamina Patra Niaga Regional Papua Maluku. Pjs. Area Manager Communication Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Papua Maluku Bramantyo Rahmadi, yang dikonfirmasi pada Selasa, 31 Maret 2026 mengatakan, tidak ada kenaikan harga BBM. Ia malah menjamin bahwa ketersediaan stok tetap aman untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.
"Kami mengimbau kepada masyarakat agar tidak mudah percaya terhadap informasi yang beredar di media sosial terkait perubahan harga BBM. Informasi tersebut dipastikan tidak dapat dipertanggungjawabkan,” kata Bramantyo Rahmadi
Menurutnya, stok BBM, baik di Ambon maupun wilayah Maluku secara umum, berada dalam kondisi cukup. Untuk menjaga ketersediaan tersebut, distribusi pasokan terus dilakukan secara berkala melalui kapal suplai yang datang sesuai jadwal ke terminal BBM dan LPG di seluruh Maluku.
Soal panjang yang sempat terjadi di sejumlah SPBU di Ambon, Bramantyo menjelaskan bahwa kondisi tersebut dipicu oleh lonjakan konsumsi masyarakat setelah berakhirnya masa libur, cuti bersama, dan kebijakan work from anywhere (WFA) saat Idul Fitri.
Sejak Senin kemarin, aktivitas masyarakat kembali normal, baik untuk bekerja maupun kegiatan sekolah, sehingga permintaan BBM meningkat.
"Meski demikian, kami menegaskan bahwa stok BBM tetap tersedia dan masyarakat tidak perlu panik. Warga diimbau untuk membeli BBM sesuai kebutuhan agar distribusi tetap stabil dan merata," ucapnya
Untuk memperoleh informasi resmi, masyarakat juga diminta mengakses kanal resmi Pertamina, baik melalui website maupun platform Pertamina Patra Niaga.
Ia meminta masyarakat untuk tetap tenang dan tidak melakukan pembelian berlebihan, karena perusahaan terus menjaga suplai agar kebutuhan BBM dan LPG masyarakat tetap terpenuhi.
Sebelumnya, isu kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) subsidi jenis Pertalite di Kota Ambon, Maluku, memicu kepanikan warga. Sejak Senin 30 Maret 2026, hampir seluruh SPBU dipadati antrean panjang kendaraan, baik roda dua, roda empat, hingga angkutan umum.
Pantauan di sejumlah titik seperti SPBU Belakang kota, SPBU Kebun Cengkih, dan SPBU Soabali menunjukkan antrean kendaraan mengular hingga mencapai satu kilometer. Kondisi ini turut menyebabkan kemacetan di sejumlah ruas jalan utama kota.
Warga rela mengantre berjam-jam demi mendapatkan BBM. Banyak di antaranya memilih bertahan di satu SPBU karena stok di lokasi lain telah habis lebih dulu.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....