Gempa M 5,1 Guncang Laut Banda, Tidak Berpotensi Tsunami

  • 30 Mar 2026 12:38 WIB
  •  Ambon

RRI.CO.ID, Ambon – Wilayah Pantai Selatan Maluku Barat Daya, Maluku, diguncang gempa bumi tektonik pada Senin (30/3/2026) pukul 11.00.23 WIB. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengonfirmasi bahwa gempa tersebut tidak berpotensi tsunami.

Hasil analisis awal menunjukkan gempa ini memiliki magnitudo M 5,1, yang kemudian dimutakhirkan menjadi M 4,9. Episenter gempa terletak pada koordinat 7,68° LS dan 128,73° BT, tepatnya di laut pada jarak 116 km arah Timur Laut Maluku Barat Daya dengan kedalaman 166 km.

Kepala Pusat Gempabumi dan Tsunami BMKG menjelaskan bahwa meninjau lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa ini merupakan jenis gempa bumi menengah.

"Gempa dipicu oleh adanya deformasi batuan dalam lempeng Laut Banda. Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempa bumi memiliki mekanisme pergerakan geser (strike-slip)," tulis BMKG dalam keterangan resminya.

Guncangan gempa dirasakan di beberapa wilayah dengan intensitas yang beragam: Damer (Maluku Barat Daya): Skala III-IV MMI (Dirasakan oleh orang banyak dalam rumah), Mdona Hiera (Maluku Barat Daya): Skala III MMI (Getaran nyata di dalam rumah, terasa seperti truk berlalu). Amahai (Maluku Tengah): Skala II MMI (Getaran dirasakan beberapa orang, benda ringan yang digantung bergoyang).

Hingga berita ini diturunkan, belum ada laporan mengenai dampak kerusakan yang ditimbulkan oleh gempa tersebut. Hasil pemodelan secara matematis juga memastikan bahwa aktivitas tektonik ini tidak memicu gelombang tsunami.

Berdasarkan hasil monitoring BMKG hingga pukul 11.20 WIB, belum menunjukkan adanya aktivitas gempa bumi susulan (aftershock). Masyarakat diimbau untuk tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....