Gempa Tektonik M5,2 Guncang Laut Banda, Tak Berpotensi Tsunami

  • 12 Sep 2026 17:31 WIB
  •  Ambon

RRI.CO.ID, Ambon - Gempa bumi tektonik mengguncang wilayah Laut Banda pada Sabtu (12/9/2026) siang. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memastikan gempa dengan magnitudo pembaruan M5,2 tersebut tidak berpotensi menimbulkan tsunami.

Gempa bumi terjadi pada pukul 13.14.31 WIB. Berdasarkan hasil analisis BMKG, episenter gempa berada pada koordinat 6,04 derajat Lintang Selatan dan 130,62 derajat Bujur Timur, tepatnya di laut pada jarak sekitar 227 kilometer barat laut Tanimbar.

Gempa tersebut memiliki kedalaman 145 kilometer. Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, BMKG mengklasifikasikan gempa ini sebagai gempa bumi menengah yang terjadi akibat aktivitas deformasi batuan di dalam Lempeng Laut Banda.

Hasil analisis mekanisme sumber juga menunjukkan gempa bumi tersebut memiliki mekanisme pergerakan geser atau strike-slip.

Meski berkekuatan M5,2, gempa ini hanya dirasakan dengan intensitas II Modified Mercalli Intensity atau MMI di sejumlah wilayah. Berdasarkan estimasi peta tingkat guncangan atau shakemap BMKG, getaran dirasakan di Amahai, Maluku Tengah, Molu Maru dan Wuar Labobar, Maluku Tenggara Barat.

Pada skala II MMI, getaran gempa dapat dirasakan oleh beberapa orang, sementara benda-benda ringan yang digantung dapat terlihat bergoyang.

Hingga pukul 13.35 WIB, hasil pemantauan BMKG belum menunjukkan adanya aktivitas gempa bumi susulan atau aftershock.

BMKG menyatakan akan terus memonitor perkembangan aktivitas kegempaan di wilayah tersebut dan menyampaikan pemutakhiran informasi kepada para pemangku kepentingan serta masyarakat.

Masyarakat diimbau tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu atau informasi yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya. Warga juga diminta menghindari bangunan yang mengalami keretakan atau kerusakan akibat gempa bumi.

BMKG mengingatkan masyarakat agar memperoleh informasi terkait gempa bumi dan tsunami hanya melalui kanal resmi yang telah terverifikasi, di antaranya media sosial @infoBMKG, laman resmi BMKG, Mobile Apps InfoBMKG, serta kanal InaTEWS dan WRS-BMKG.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....