BMKG Peringatkan Gelombang Tinggi jelang Lebaran 2026
- 18 Mar 2026 12:13 WIB
- Ambon
RRI.CO.ID, Ambon - Berkaitan dengan arus mudik Lebaran 2026, BMKG mengeluarkan peringatan dini terkait potensi tinggi gelombang di sejumlah perairan wilayah Maluku. Peringatan dini tersebut berlaku mulai 18 hingga 21 Maret 2026.
Dalam analisis kondisi sinoptik, sirkulasi siklonik terpantau berada di Laut Arafuru bagian selatan Papua Selatan yang memicu terbentuknya daerah konvergensi hingga wilayah Maluku. Selain itu, daerah konfluensi juga terindikasi di Laut Banda dan Laut Arafuru, yang meningkatkan potensi pertumbuhan awan hujan serta berdampak pada peningkatan tinggi gelombang.
Prakirawan BMKG Stasiun Meteorologi Maritim Ambon, Reinaldy Y Amahorsea, menyampaikan bahwa tinggi gelombang 1,25 hingga 2,5 meter berpeluang terjadi di sejumlah wilayah perairan Maluku.
Wilayah tersebut meliputi perairan utara dan selatan Pulau Buru, perairan Seram bagian barat dan timur, perairan Pulau Ambon hingga Pulau Lease, perairan Kepulauan Kai, Kepulauan Aru, Kepulauan Tanimbar, Kepulauan Babar, serta Laut Banda dan Laut Arafuru bagian barat dan tengah.
BMKG juga mengingatkan adanya risiko terhadap keselamatan pelayaran, terutama bagi perahu nelayan apabila kecepatan angin mencapai 15 knot dengan tinggi gelombang 1,25 meter. Sementara kapal tongkang berisiko terdampak jika kecepatan angin mencapai 16 knot dan tinggi gelombang mencapai 1,5 meter.
Masyarakat, khususnya pengguna transportasi laut selama arus mudik Lebaran, diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan serta terus memantau informasi cuaca terbaru dari BMKG.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....