Dua Bangkai Kendaraan Terbakar Dibiarkan di Tengah Kota
- 11 Feb 2026 21:52 WIB
- Ambon
RRI.CO.ID, Ambon - Di tengah hiruk pikuk aktivitas kota, dua bangkai kendaraan bekas terbakar tampak mencolok di badan jalan utama. Kerangka besi yang menghitam, ban yang sudah meleleh, dan sisa bodi yang hancur menjadi pemandangan yang kontras dengan lalu lintas yang padat di sekitarnya.
Dua bangkai kendaraan tersebut sudah berada di lokasi selama hampir tiga minggu. Dua kendaraan yang terbakar itu masing-masing di Jalan Jenderal Sudirman, Batumerah, Kecamatan Sirimau, Kota Ambon, Minggu (25/1/2026) sore. Sedangkan berselang empat hari, mobil Sigra bernomor polisi DE 1491 AT, hangus terbakar di kawasan Pier Tendean Desa Hative Kecil Kecamatan Sirimau Rabu, 28 Januari 2026 sore.
Dua unit kendaraan yang terbakar itu sudah dipasang garis polisi, namum tidak ada papan peringatan, hanya sisa-sisa kebakaran yang dibiarkan begitu saja, seolah menjadi bagian dari miniatur kota. Warga yang melintas setiap hari mengaku sudah terbiasa, meski merasa pemandangan tersebut mengganggu dan menimbulkan kekhawatiran.
“Awalnya kami kira cuma sementara, tapi sudah lama sekali tidak diangkut. Setiap hari orang lewat sini, kesannya kota ini tidak terurus,” ujar Rudi, seorang pengendara yang sering melintasi kawasan tersebut.
Selain merusak estetika kota, keberadaan bangkai kendaraan itu juga dinilai berpotensi membahayakan. Pecahan logam tajam dan sisa material kendaraan kerap menjadi tempat sampah ditengah jalan. Saat malam hari, lokasi tersebut minim penerangan dan rawan menimbulkan kecelakaan.

Warga sekitar mengaku tidak mengetahui secara pasti penyebab kebakaran maupun alasan kendaraan tersebut belum dievakuasi. Namun, mereka berharap ada tindakan cepat dari pihak terkait.
“Kalau memang sudah tidak dipakai untuk penyelidikan, seharusnya segera dibersihkan. Ini kan di tengah kota,” kata Siti, pedagang yang berjualan tak jauh dari lokasi terbakarnya kendaraan di Jalan Jenderal Sudirman.
Bagi sebagian warga, dua bangkai kendaraan itu bukan sekadar sisa peristiwa kebakaran, melainkan simbol dari persoalan klasik lambannya penanganan dan kurangnya perhatian terhadap ruang publik. Di saat kota terus berkembang, sisa-sisa kerusakan justru tertinggal tanpa kepastian.
Hingga kini, dua kendaraan terbakar tersebut masih berada di pinggiran jalan sambil menunggu kepedulian dan tindakan nyata dari pihak berwenang.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....