Bulog Maluku Serap 250 Ton Beras Petani Lokal

  • 11 Feb 2026 11:59 WIB
  •  Ambon

RRI.CO.ID, Ambon – Perum Bulog Kantor Wilayah Maluku dan Maluku Utara telah menyerap 250 ton beras petani lokal sejak Januari 2026. Penyerapan dilakukan di sejumlah sentra produksi, antara lain Pulau Buru, Kobisonta di Kabupaten Maluku Tengah, serta Gemba di Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB).

Manager Supply Chain (SCCP) sekaligus Kepala Bidang Pelayanan Publik Perum Bulog Maluku dan Maluku Utara, Abdul Azis, Rabu 11 Februari 2026 mengatakan selain beras, Bulog juga mencatat serapan gabah mencapai 2.000 ton dalam periode yang sama. Capaian tersebut setara 1.600 ton beras atau 60 persen dari target tahun ini sebesar 2.617 ton.

“Dengan capaian saat ini, kami optimistis target bisa tercapai pada April mendatang,” ujar Abdul Aziz.

Untuk mempercepat realisasi target, Bulog bekerja sama dengan Dinas Pertanian, Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan), pengusaha penggilingan padi, serta TNI di wilayah sentra panen Pulau Seram dan Pulau Buru. Sejumlah daerah diketahui masih memasuki masa panen yang diperkirakan berlangsung hingga Maret 2026.

Bulog juga mengintensifkan penyerapan karena masih terdapat gabah yang disimpan petani dan berpotensi dijual dalam waktu dekat, terutama menjelang bulan puasa dan Idulfitri saat kebutuhan dana meningkat.

Bulog memastikan akan terus menyerap hasil panen petani sesuai harga dan spesifikasi yang ditetapkan Badan Pangan Nasional. Langkah ini diharapkan mampu memenuhi target penyerapan sekaligus menjaga ketersediaan cadangan beras pemerintah guna mendukung stabilitas pangan di wilayah Maluku dan Maluku Utara.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....