Antisipasi Banjir, BWS Maluku Lakukan Langkah Preventif
- 10 Feb 2026 12:53 WIB
- Ambon
RRI.CO.ID, Ambon - Balai Wilayah Sungai (BWS) Provinsi Maluku menyiapkan langkah preventif untuk menghadapi potensi banjir yang terjadi akibat curah hujan tinggi pada bulan Juli-Agustus 2026 ini. Kepala BWS Provinsi Maluku, Fery Moun Hepy kepada RRI, Selasa 10 Februari 2026 mengatakan curah hujan tinggi kerap memicu luapan air sungai karena kapasitas tampung sungai di wilayah Maluku relatif kecil dan alurnya mudah berubah.
“Bulan Juli-Agustus merupakan puncak curah hujan. Sungai di Maluku tipenya terbatas, volumenya kecil, dan sering beralih alur tergantung arus,” ujar Fery.
Dikatakan, BWS secara rutin melakukan operasi dan pemeliharaan setiap tahun. Untuk 2026, pihaknya telah merencanakan tindakan preventif mulai Maret-April, terutama di lokasi yang rawan banjir.
Disamping itu, pihaknya juga telah melakukan pengusulan ke pemerintah pusat untuk dilakukan penanganan Sungai Wai Ela di Negeri Lima, Kabupaten Maluku Tengah. Pengusulan tersebut terkait pembuatan talud Sungai.
“Walaupun dilakukan bertahap, namun diharapkan dapat berdampak secara signifikan,” ucapnya.
Ditambahkan, khusus di Provinsi Maluku tercatat ada 4 Wilayah Sungai (WS) yakni WS Pulau Buru, WS Pulau Ambon-Seram, WS Kepulaun Kei-Aru, dan WS Kepulauan Yamdena-Wetar. Dari empat WS tersebut, dua diantaranya merupakan kewenangan pemerintah pusat yakni WS kepulauan Yamdena-Wetar dan WS Ambon-Seram.
“Saat ini akan diusulkan lagi WS Kei-Aru untuk dimasukkan atau digabungkan ke WS Yamdena-Wetar sehingga wilayah kerjanya secara geografis akan bertambah luas,” kata Fery.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....