Ekspor Maluku Didominasi Perhiasan melalui Pelabuhan Luar

  • 07 Feb 2026 10:47 WIB
  •  Ambon

RRI.CO.ID, Ambon - Ekspor komoditi asal Maluku melalui pelabuhan di luar Maluku mengalami peningkatan sebesar 23,91 persen pada periode Januari–Desember 2025 dibanding periode yang sama tahun 2024. Hal tersebut disampaikan Kepala BPS Provinsi Maluku, Maritje Pattiwaellapia.

Dikatakan, dari seluruh komoditi yang diekspor melalui pelabuhan luar, perhiasan dan permata memberikan sumbangan terbesar, mencapai 54,30 persen dari total ekspor. Komoditi lain yang mengalami peningkatan signifikan adalah ikan dan udang sebesar 104,40 persen, rumput laut 33,70 persen, serta kopi, teh, dan rempah 32,70 persen.

“khusus untuk periode Desember 2025, nilai ekspor melalui pelabuhan luar Maluku mencapai US$2,83 juta, naik 34,69 persen dibanding Desember 2024 yang sebesar US$2,10 juta. Peningkatan terbesar terjadi pada ekspor rumput laut yang naik 196,78 persen,” kata Pattiwaellapia. 

Menurut Pattiwaellapia, peningkatan ekspor tidak hanya terjadi pada komoditi, tetapi juga pada sebagian besar pelabuhan muat. Bandara Ngurah Rai, Denpasar, mencatat kenaikan tertinggi mencapai 288,09 persen, diikuti Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, 29,48 persen, dan Pelabuhan Tanjung Perak 7,76 persen.

“Di sisi lain, beberapa pelabuhan justru mengalami penurunan, yaitu Pelabuhan Soekarno-Hatta, Makassar, dan Bandara Sam Ratulangi, Manado,” ujarnya.

Secara keseluruhan tambahnya, Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, tetap memberikan kontribusi terbesar terhadap ekspor Maluku, yakni 69,78 persen, diikuti Pelabuhan Tanjung Perak dengan 23,96 persen.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....