Penduduk Miskin di Maluku Turun Tipis pada September 2025

  • 05 Feb 2026 14:38 WIB
  •  Ambon

RRI.CO.ID, Ambon – Badan Pusat Statistik (BPS) Maluku mencatat jumlah penduduk miskin di Provinsi Maluku pada September 2025 sebesar 286,86 ribu orang, turun tipis 0,9 ribu orang dibandingkan Maret 2025 yang mencapai 287,76 ribu orang. Persentase penduduk miskin juga menurun menjadi 15,25 persen dari sebelumnya 15,38 persen.

Jika dibandingkan dengan September 2024, jumlah penduduk miskin Maluku turun lebih signifikan, yakni sekitar 7,13 ribu orang. Persentase kemiskinan juga berkurang 0,53 persen poin dari 15,78 persen pada September 2024.

Kepala BPS Provinsi Maluku, Maritje Pattiwaelapia dalam paparannya pada Kamis 5 Februari 2026 mengatakan penurunan angka kemiskinan secara keseluruhan mencerminkan upaya pemerintah daerah dalam menangani masalah sosial-ekonomi.

Dimana berdasarkan daerah tempat tinggal, penduduk miskin di perdesaan pada September 2025 tercatat sebesar 245,73 ribu orang. Jumlah ini turun 4,87 ribu orang dibandingkan bulan Maret 2025 yang menunjukkan angka 250,6 ribu orang.

“Dari sisi persentase, tingkat kemiskinan di perdesaan pada September 2025 yaitu 24,01 persen juga mengalami penurunan dibandingkan Maret 2025 yang sebesar 24,61 persen. Bila dibandingkan dengan periode September 2024, jumlah penduduk miskin di perdesaan turun sebesar 9,43 ribu orang dan persentase penduduk miskin di perdesaan turun sebesar 1,07 persen poin,” kata Pattiwaellapia.

Lanjut dikatakan, untuk penduduk miskin di perkotaan pada September 2025 tercatat sebesar 41,13 ribu orang. Jumlah ini naik sebanyak 3,97 ribu orang dibandingkan periode Maret 2025 yang menunjukkan angka 37,16 ribu orang.

Dari sisi persentase, tingkat kemiskinan di perkotaan pada September 2025 yaitu 4,8 persen atau mengalami peningkatan dibandingkan Maret 2025 yang tercatat 4,36 persen.

“Bila dibandingkan dengan periode September 2024, jumlah penduduk miskin di perkotaan naik sebesar 2,3 ribu orang dan persentase penduduk miskin di perkotaan juga mengalami kenaikan sebesar 0,21 persen poin,” ujarnya menutup paparan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....