BPS Catat Peningkatan Ekspor Maluku melalui Pelabuhan Luar Daerah
- 08 Jun 2026 13:37 WIB
- Ambon
RRI.CO.ID, Ambon - Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat ekspor komoditas asal Maluku yang dikirim melalui pelabuhan di luar daerah menunjukkan kinerja positif sepanjang Januari hingga April 2026. Dibandingkan periode yang sama tahun 2025, nilai ekspor tercatat meningkat sebesar 31,38 persen.
Kepala BPS Provinsi Maluku, Maritje Pattiwaellapia mengatakan peningkatan ekspor tertinggi terjadi pada kelompok lak, getah, dan damar yang melonjak hingga 631,86 persen. Selain itu, kelompok kopi, teh, dan rempah naik 583,06 persen serta kelompok perhiasan dan permata meningkat 108,56 persen dibandingkan tahun sebelumnya.
Meski demikian, sejumlah komoditas masih mengalami penurunan ekspor melalui pelabuhan luar Maluku. Penurunan terjadi pada kelompok ikan dan udang sebesar 27,39 persen, rumput laut 27,45 persen, serta kayu yang turun hingga 100 persen.
“Untuk April 2026, nilai ekspor komoditas asal Maluku melalui pelabuhan luar daerah mencapai US$1,56 juta. Angka ini naik 38,45 persen dibandingkan April 2025 yang tercatat sebesar US$1,13 juta,” kata Pattiwaellapia.
Dijelaskan, selama Januari hingga April 2026, peningkatan ekspor juga terlihat pada sejumlah pelabuhan muat di luar Maluku. Bandara Soekarno-Hatta Tangerang menjadi kontributor terbesar dengan peran 70,13 persen terhadap total ekspor komoditas asal Maluku.
Sementara itu, Bandara Ngurah Rai Denpasar menyumbang 3,10 persen dan Pelabuhan Tanjung Priok Jakarta sebesar 2,96 persen. Ketiga pintu ekspor tersebut menjadi jalur utama pengiriman komoditas Maluku ke pasar internasional.
“Jika dilihat secara tahunan, ekspor komoditas asal Maluku pada April 2026 dilakukan melalui Pelabuhan Tanjung Priok Jakarta, Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya, Pelabuhan Soekarno-Hatta Makassar, Bandara Soekarno-Hatta Tangerang, dan Bandara Ngurah Rai Denpasar,” jelasnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....