Kerusakan Trotoar Jalan Diponegoro Ancam Keselamatan Warga
- 04 Feb 2026 19:58 WIB
- Ambon
RRI.CO.ID, Ambon - Trotoar yang seharusnya menjadi ruang aman bagi pejalan kaki di Kota Ambon kini justru menyimpan potensi bahaya. Di sejumlah ruas jalan utama, kerusakan trotoar terlihat jelas dan belum tersentuh perbaikan. Salah satu titik yang paling memprihatinkan berada di ruas Jalan Diponegoro, Kelurahan Urimesing.

Pantauan di lokasi menunjukkan kondisi trotoar yang rusak parah. Permukaannya retak, sebagian paving pecah, sementara serpihan beton berserakan hingga mengganggu jalur pejalan kaki. Kondisi ini memaksa warga berjalan di tepi jalan raya, berbaur dengan lalu lintas kendaraan yang padat.
Ody, warga Urimesing, mengaku sangat terganggu dengan kondisi tersebut. Menurutnya, kerusakan trotoar di Jalan Diponegoro sudah berlangsung lama dan tak kunjung diperbaiki.
“Trotoar ini sudah lama rusak. Sangat berbahaya, apalagi kalau malam hari. Pejalan kaki terpaksa turun ke jalan,” ungkap Ody.
Kondisi ini semakin mengkhawatirkan karena di sekitar lokasi terdapat sejumlah fasilitas pendidikan, yakni SD, SMP dan SMA Kristen Sitanala. Setiap hari, ratusan siswa melintasi jalur tersebut.
Para siswa pun mengeluhkan kerusakan trotoar yang dinilai sudah bertahun-tahun dibiarkan. Mereka harus ekstra hati-hati agar tidak terjatuh atau terserempet kendaraan saat berjalan di bahu jalan.

Axel Pietersz, salah satu warga setempat, kepada RRI menegaskan, kondisi ini tidak bisa terus dibiarkan. Ia menilai, jika tidak segera ditangani, kerusakan trotoar tersebut berpotensi mengancam keselamatan siswa dan pejalan kaki.
“Kalau tidak cepat diperbaiki, ini sangat berbahaya. Bukan hanya untuk warga, tapi juga anak-anak sekolah yang setiap hari lewat di sini,” ujarnya.
Warga berharap pemerintah segera mengambil langkah nyata untuk memperbaiki trotoar di kawasan tersebut. Perbaikan infrastruktur dasar dinilai penting demi menciptakan lingkungan yang aman, nyaman, dan ramah bagi pejalan kaki, khususnya anak-anak sekolah dan lansia.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....