Penyuluh Agama Kemenag Buru Terjang Ratusan Kilometer Pelayanan
- 30 Jan 2026 12:47 WIB
- Ambon
RRI.CO.ID, Ambon - Di bawah terik matahari dan kepungan medan pegunungan Pulau Buru, Welma Tomhisa, membuktikan bahwa pengabdian tidak mengenal batas jarak.
Penyuluh agama Kristen Kantor Kementerian Agama Kabupaten Buru ini secara rutin menempuh perjalanan sejauh 100 kilometer demi menghadirkan bimbingan keagamaan bagi warga di pelosok Desa Selwadu.
Setiap minggunya, Welma harus memacu kendaraannya selama lebih dari dua jam, melewati tikungan tajam dan tanjakan curam yang dikenal warga sebagai "Tanjakan Merah Putih". Langkah ekstrem ini diambil sebagai bentuk tanggung jawab atas mandat resmi negara untuk memastikan layanan keagamaan tidak hanya terpusat di Kota Namlea.
“Ini bukan sekadar perjalanan fisik, tapi pengabdian. Ketika negara memberi amanah, maka di situlah tanggung jawab moral harus dijalankan dengan sungguh-sungguh,” ujar Welma.
Aktivitas Welma di Kecamatan Air Buaya terbilang padat dan menyentuh berbagai lapisan generasi, dimana untuk hari Selasa akan dilakukan Pembinaan karakter bagi Anak dan Remaja Generasi Muda Al-Shadai.
Hari Rabu dilakukan Pelayanan keagamaan di Kelompok Perumahan Anugrah.
Hari Jumat dilakukan Pendampingan siswa-siswi di SMP Negeri 33 Buru, Dusun Persipan Waelanga.
Kehadiran Welma menjadi sinyal kuat bagi masyarakat pelosok bahwa negara tidak memunggungi warganya. Kepala Penyelenggara Kristen Kemenag Buru, Oktovianus Lowolaking, menegaskan bahwa penyuluh adalah ujung tombak dalam menciptakan pelayanan yang inklusif dan berkeadilan.
“Saudari Welma adalah contoh nyata ASN yang bekerja melampaui batas kenyamanan pribadi. Penugasan ke wilayah terpencil adalah komitmen kami untuk hadir di tengah umat,” tegas Oktovianus.
Kisah dari Bumi Bupolo ini memberikan pesan mendalam bahwa pengabdian sejati diukur dari ketulusan hati, bukan dari kedekatan lokasi tugas.
Welma memastikan bahwa pesan-pesan damai dan bimbingan karakter tetap sampai ke telinga anak-anak desa, meski harus ditebus dengan ratusan kilometer aspal dan debu jalanan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....