Besok, Warga Muslim Leihitu Mulai Puasa 1 Ramadan
- 16 Feb 2026 16:50 WIB
- Ambon
RRI.CO.ID, Ambon: Warga muslim pada sejumlah negeri/desa di Kecamatan Leihitu, Kabupaten Maluku Tengah, Maluku, akan mulai menjalankan ibadah puasa 1 Ramadan 1447 Hijriyah/2026 pada Selasa besok, 17 Februari 2026.
Diantaranya masyarakat Negeri Wakal, Hila, Kaitetu, Seith, Negeri Lima, Ureng dan lainnya. Ibadah puasa tersebut dilakukan lebih cepat tanpa menunggu keputusan resmi pemerintah.
Imam/Khatib Mesjid Hasan Soleman Negeri Hila, Abdul Kadir Ollong mengatakan, keputusan ini diambil berdasarkan hasil musyawarah tokoh agama dan perhitungan hisab yang selama ini dipakai dalam penentuan 1 ramadan.
"Kita akan melaksanakan sholat tarawih Senin malam ini dan mulai berpuasa keesokan harinya," kata Abdul Kadir Ollong di Hila, Senin, 16 Februari 2026
Hal senada juga diungkapkan raja Negeri Wakal, Ahaja Suneth. Menurutnya, masyarakat Wakal sudah mulai berpuasa 1 Ramadan tahun 2026 pada Selasa besok.
"Sebentar malam kita kepala sahur untuk besok mulai berpuasa," kata Suneth
Menurutnya, melaksanakan ibadah puasa 1 Ramadan lebih awal dari yang ditetapkan oleh pemerintah, bukan hal baru bagi masyarakat Negeri Wakal.
"Kami selalu mengikuti metode penghitungan sendiri, yang telah diwariskan oleh para pendahulu kami. Ini merupakan bagian dari keyakinan dan tradisi yang tetap kami pegang," ujarnya
Suneth mengaku, di Wakal, terdapat kalender kuno yang selalu dipakai oleh tokoh agama atau kasasi Masjid Nurul Awal dalam penghitungan jatuhnya 1 Ramadan.
"Jadi penentuan 1 Ramadan di Wakal mulai dihitung tepat di 1 Muharram. Penghitungan ini dengan menggunakan kalender tua yang sampai sekarang masih terjaga di Wakal," sebutnya
Dikatakan, meski terdapat perbedaan dalam penetapan awal Ramadan, warga Wakal tetap menghormati keputusan pemerintah dan masyarakat Muslim lainnya yang akan memulai puasa di hari yang berbeda.
"Ada juga warga Wakal yang berpuasa mengikuti penetapan pemerintah. Kita disini hanya menjaga apa yang sudah dilakukan para pendahulu kami," terang Raja Ahaja.
Upulatu Ama Lisawane itu berharap, Ramadan kali ini membawa berkah dan kedamaian bagi seluruh umat Islam di dunia.
Sementara itu, Kementerian Agama (Kemenag) RI akan menggelar pemantauan hilal (rukyatul hilal) awal Ramadan 1447 H pada 17 Februari 2026.
Hasil pantauan ini akan dibahas bersama dalam sidang isbat awal Ramadan berlangsung di Kantor Kemenag RI, Jakarta.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....