FIFA Batasi Jeda Taktis pada Piala Dunia 2026
- 03 Jun 2026 22:07 WIB
- Ambon
RRI.CO.ID, Ambon - Federasi Sepak Bola Internasional atau FIFA bersama IFAB mengumumkan serangkaian perubahan aturan yang akan diterapkan pada Piala Dunia 2026. Kebijakan baru tersebut bertujuan mengurangi praktik jeda taktis dan pemborosan waktu yang dinilai dapat mengganggu ritme pertandingan.
Dilansir dari laman resmi FIFA, salah satu aturan yang menjadi sorotan adalah larangan memanfaatkan cedera kiper sebagai sarana untuk menggelar diskusi taktis di tepi lapangan. Dalam situasi ketika kiper mendapatkan perawatan, pemain lain tidak diperbolehkan mendekati area teknis untuk menerima instruksi dari pelatih sehingga potensi penyalahgunaan jeda pertandingan dapat diminimalkan.
Selain itu, FIFA juga memberlakukan aturan pergantian pemain yang lebih ketat. Pemain yang ditarik keluar wajib meninggalkan lapangan dalam waktu 10 detik. Jika melebihi batas tersebut, pemain pengganti harus menunggu hingga penghentian permainan berikutnya, sehingga tim yang bersangkutan untuk sementara bermain dengan jumlah pemain yang lebih sedikit.
Untuk mempercepat jalannya laga, wasit juga akan menerapkan hitungan mundur lima detik pada lemparan ke dalam dan tendangan gawang yang dianggap sengaja ditunda. Pelanggaran terhadap aturan ini dapat berujung pada hilangnya penguasaan bola atau pemberian tendangan sudut kepada lawan.
Perubahan lain mencakup kewajiban pemain yang mendapat perawatan medis untuk berada di luar lapangan selama satu menit sebelum kembali bermain, kecuali dalam kondisi tertentu seperti cedera kepala atau insiden yang melibatkan pelanggaran serius. Langkah ini diharapkan dapat mengurangi upaya menghentikan permainan demi keuntungan taktis.
Menurut Kepala Perwasitan FIFA, Pierluigi Collina, fokus utama aturan baru adalah menjaga tempo pertandingan tetap tinggi dan meminimalkan gangguan yang tidak perlu. Ia menegaskan bahwa sepak bola harus berlangsung dengan alur permainan yang lebih lancar sehingga pengalaman penonton maupun pemain dapat meningkat.
Dengan diterapkannya berbagai aturan tersebut, Piala Dunia 2026 yang akan berlangsung di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko diperkirakan menghadirkan pertandingan yang lebih dinamis. FIFA berharap kebijakan baru ini mampu menciptakan kompetisi yang lebih adil sekaligus mengurangi praktik-praktik yang selama ini dianggap menghambat jalannya permainan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....