Potensi Kebakaran Hutan dan Lahan di Maluku Masih Tinggi
- 17 Agt 2026 16:26 WIB
- Ambon
RRI.CO.ID, Ambon : Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika atau BMKG Stasiun Meteorologi Kelas II Pattimura Ambon mengeluarkan peringatan dini potensi kebakaran hutan dan lahan di Maluku. Informasi tersebut berdasarkan Sistem Peringatan Kebakaran Hutan dan Lahan atau SPARTAN yang diperbarui Senin, 17 Agustus 2026 pukul 01.30 WIT.
BMKG menyebutkan, tingkat kemudahan terbakar pada lapisan atas permukaan tanah di wilayah Maluku berada pada kategori Aman hingga Sangat Mudah. Kondisi tersebut dilihat dari tingkat kekeringan bahan-bahan ringan yang mudah terbakar seperti humus, dedaunan kering, alang-alang, dan material ringan lainnya.
Sementara itu, tingkat kemudahan terbakar pada lapisan menengah permukaan tanah berada pada kategori Tidak Mudah hingga Sangat Mudah. Kondisi ini berkaitan dengan bahan organik pada kedalaman lima hingga sepuluh sentimeter serta ranting dan semak belukar berkayu di permukaan tanah.
BMKG juga mencatat tingkat kemudahan penyebaran api di wilayah Maluku berada pada kategori Sedang hingga Sangat Tinggi. Indeks ISI meningkat secara eksponensial terhadap kecepatan angin dan dapat meningkat dua kali lipat setiap kenaikan kecepatan angin sebesar 13 kilometer per jam.
Selain penyebaran api, tingkat intensitas kebakaran hutan dan lahan di Maluku berada pada kategori Sedang hingga Sangat Tinggi. Kondisi tersebut ditunjukkan melalui Fire Weather Index atau FWI yang sangat dipengaruhi oleh nilai ISI dan BUI.
BMKG mengimbau masyarakat untuk tetap memperhatikan perkembangan cuaca dan kondisi lingkungan terkini sebagai langkah mitigasi potensi kebakaran hutan dan lahan. Masyarakat juga disarankan berkoordinasi dengan kementerian, dinas, dan lembaga terkait setempat dalam pemanfaatan informasi potensi kebakaran tersebut.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....