Generasi Muda Maluku Diajak Melek Pajak
- 14 Jul 2025 16:58 WIB
- Ambon
KBRN, Ambon: Setiap tanggal 14 Juli, Indonesia memperingati Hari Pajak Nasional, sebagai momen refleksi penting atas peran pajak dalam membangun negeri. Tahun ini, peringatan Hari Pajak kembali mengingatkan seluruh warga negara, khususnya generasi muda, tentang pentingnya kontribusi pajak dalam mendukung pembangunan nasional, mulai dari pendidikan, kesehatan, hingga infrastruktur.
Pajak merupakan sumber utama penerimaan negara yang menopang hampir seluruh program pemerintah. Meski begitu, kesadaran pajak di kalangan anak muda dinilai masih perlu ditingkatkan. Edukasi sejak dini menjadi kunci agar generasi penerus bangsa tidak hanya patuh, tetapi juga memahami nilai strategis dari pajak.
Salah satu generasi muda Maluku, Fransiska Leiwakabessy, mahasiswa jurusan Akuntansi di Ambon, menyampaikan pentingnya anak muda memahami peran pajak sejak dini.
“Menurut saya, pajak itu bukan hanya soal kewajiban. Tapi juga soal kepedulian. Kalau kita ingin Indonesia maju, ya kita juga harus mau berkontribusi. Anak muda jangan apatis, justru harus jadi pelopor literasi pajak,” kata Fransiska.
Ia juga berharap edukasi pajak lebih banyak masuk dalam kurikulum dan program kreatif yang menyasar kaum muda, seperti seminar, media sosial, hingga kampanye digital yang menarik.
Direktorat Jenderal Pajak (DJP) terus menggencarkan kampanye kesadaran pajak lewat berbagai kanal, termasuk pendekatan kekinian seperti konten digital dan kolaborasi dengan influencer muda. Melalui program “Pajak Bertutur”, DJP mengajak sekolah dan perguruan tinggi untuk lebih mengenalkan pajak sebagai bagian dari tanggung jawab sosial warga negara.
Hari Pajak Nasional sendiri ditetapkan berdasarkan sejarah lahirnya Kantor Pajak pertama kali di Indonesia pada 14 Juli 1945, hanya sebulan sebelum proklamasi kemerdekaan. Ini menjadi penanda bahwa sistem perpajakan adalah fondasi penting dalam kedaulatan ekonomi bangsa.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....