Udara Ambon Diselimuti Asap, Warga Diminta Waspadai Gangguan Kesehatan
- 04 Okt 2026 23:11 WIB
- Ambon
RRI.CO.ID, Ambon - Kondisi udara di sejumlah wilayah Kota Ambon dalam beberapa hari terakhir diselimuti asap. Kondisi tersebut perlu diwaspadai karena dapat mengganggu kesehatan masyarakat, terutama kelompok rentan seperti anak-anak, lanjut usia, ibu hamil, serta penderita gangguan pernapasan.
Berdasarkan siaran pers Stasiun Meteorologi Kelas I Pattimura, pada 3 Oktober 2026, asap cukup tebal teramati pada pagi hari di Kota Ambon dan sejumlah wilayah Maluku lainnya, dengan jarak pandang tercatat kurang dari 5 kilometer.
BMKG juga mencatat hingga 12 titik panas dengan tingkat kepercayaan tinggi di wilayah Maluku pada tanggal yang sama. Jumlah terbanyak berada di wilayah Buru Selatan. Berdasarkan arah angin dan pantauan satelit Himawari 9, sebaran asap yang masuk ke Maluku berasal dari Papua serta sebagian dari Pulau Buru dan Pulau Seram.
Sementara itu, berdasarkan infografis kondisi kualitas udara Kota Ambon berdasarkan parameter PM2.5 yang bersumber dari KLH/BPLH pada 29 September 2026, rata-rata konsentrasi PM2.5 di Ambon berada pada kisaran 12,3 hingga 15 mikrogram per meter kubik, yang masuk kategori sedang (moderate).
Kondisi tersebut dapat diterima secara umum, namun tetap memiliki risiko kecil bagi sebagian masyarakat yang sensitif terhadap paparan partikulat. Penggunaan masker dianjurkan bagi masyarakat yang sensitif terhadap debu.
Paparan asap dapat menimbulkan keluhan seperti batuk, iritasi mata dan tenggorokan, serta gangguan pernapasan. Karena itu, masyarakat diimbau mengurangi aktivitas di luar ruangan ketika kondisi asap semakin pekat.
BMKG juga mengimbau masyarakat menggunakan masker saat beraktivitas di luar ruangan, memperbanyak konsumsi air putih dan menutup jendela ketika asap terasa pekat. Kelompok rentan, termasuk anak-anak, lansia, ibu hamil dan penderita gangguan pernapasan, disarankan mengurangi aktivitas di luar ruangan.
Pengguna jalan, transportasi laut dan penerbangan juga diminta mewaspadai kemungkinan penurunan jarak pandang secara signifikan. Masyarakat diimbau terus memperbarui informasi dari BMKG dan instansi terkait.
BMKG memprakirakan potensi asap dengan kategori sedang masih dapat terjadi dalam beberapa hari ke depan di sejumlah wilayah Maluku, termasuk Kota Ambon.
Penulis: Nursam Kolly
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....