Bunion Sering Dianggap Masalah Estetika, Padahal Bisa Sebabkan Nyeri Kaki
- 09 Agt 2026 15:29 WIB
- Ambon
RRI.CO.ID, Ambon - Benjolan yang muncul di sisi pangkal ibu jari kaki atau dikenal sebagai bunion sering kali dianggap hanya sebagai masalah penampilan. Padahal, kelainan bentuk kaki tersebut dapat menimbulkan rasa nyeri hingga mengganggu aktivitas sehari-hari.
Dokter Spesialis Ortopedi Subspesialis Kaki dan Pergelangan Kaki (Foot & Ankle) Siloam Hospitals Mampang, dr. Astuti Pitarini, mengatakan bunion merupakan salah satu kelainan kaki yang cukup sering ditemukan di masyarakat.
Dilansir dari Kompas.com, masih banyak masyarakat yang memiliki pemahaman keliru mengenai bunion. Kondisi ini kerap dianggap tidak berbahaya karena hanya mengubah bentuk kaki, sehingga sebagian orang memilih mengabaikannya.
Bunion merupakan kelainan bentuk kaki yang ditandai dengan bergesernya posisi ibu jari ke arah jari kaki lainnya. Pergeseran tersebut membuat sendi di pangkal ibu jari terlihat menonjol dan secara bertahap dapat menyebabkan perubahan bentuk kaki.
Menurut dr. Astuti, bunion dapat terjadi pada usia remaja maupun dewasa. Kelainan tersebut termasuk kondisi muskuloskeletal yang dapat berkembang secara perlahan seiring waktu.
Ia menyebut, bunion cukup banyak ditemukan pada populasi masyarakat. Diperkirakan sekitar 20 hingga 25 persen populasi manusia memiliki kondisi tersebut, meskipun tidak semuanya mengalami gejala atau membutuhkan penanganan medis.
Tidak Semua Bunion Membutuhkan Operasi
Tidak semua orang yang memiliki bunion akan merasakan keluhan. Sebagian penderita baru menyadari adanya kondisi tersebut ketika benjolan mulai membesar, bentuk ibu jari semakin berubah, atau mulai muncul rasa sakit.
Dr. Astuti menjelaskan, penanganan bunion tidak selalu harus dilakukan melalui operasi. Tindakan medis akan disesuaikan dengan kondisi dan tingkat keparahan masing-masing pasien.
Operasi biasanya dipertimbangkan apabila bunion sudah menimbulkan gangguan yang cukup berat, terutama ketika rasa nyeri atau perubahan bentuk kaki mulai menghambat aktivitas sehari-hari.
Karena itu, masyarakat disarankan tidak menunggu sampai keluhan menjadi parah untuk memeriksakan kondisi kaki. Pemeriksaan sejak dini dapat membantu dokter menentukan penanganan yang sesuai.
Bunion Bukan Sekadar Masalah Penampilan
Salah satu anggapan yang masih berkembang adalah bunion hanya berkaitan dengan estetika kaki. Padahal, benjolan tersebut dapat menimbulkan rasa sakit, terutama ketika kaki mendapat tekanan dari alas kaki.
Semakin besar benjolan, semakin sulit bagi penderita menemukan sepatu yang nyaman. Tekanan dari bagian sepatu dapat mengenai area bunion dan menyebabkan rasa nyeri atau tidak nyaman saat berjalan.
Keluhan tersebut dapat menjadi lebih mengganggu bagi orang yang memiliki aktivitas dengan banyak berjalan atau berdiri dalam waktu lama. Penderita juga terkadang harus memilih jenis sepatu tertentu untuk mengurangi tekanan pada bagian kaki yang mengalami bunion.
Lebih Banyak Ditemukan pada Perempuan
Bunion juga dapat disertai dengan kelainan lain pada jari kaki. Salah satunya adalah hammer toes, yaitu kondisi ketika jari kaki mengalami perubahan posisi sehingga bentuknya menjadi tidak normal.
Menurut dr. Astuti, bunion cukup banyak ditemukan pada perempuan. Pada beberapa kasus, perubahan posisi ibu jari dapat berkembang secara bertahap dan disertai kelainan pada jari kaki lainnya.
Masyarakat perlu mewaspadai apabila benjolan pada pangkal ibu jari semakin besar, mulai terasa nyeri, bentuk jari semakin berubah, atau muncul kesulitan ketika menggunakan sepatu.
Pemeriksaan ke dokter diperlukan untuk mengetahui tingkat keparahan bunion sekaligus menentukan penanganan yang tepat. Dengan pemeriksaan dan penanganan yang sesuai, keluhan dapat dikelola sehingga tidak semakin mengganggu aktivitas sehari-hari.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....