Dokter Sofyan Umarella Jelaskan Cara Kenali Gejala Batu Ginjal
- 08 Agt 2026 14:10 WIB
- Ambon
RRI.CO.ID, Ambon - Batu ginjal dapat menimbulkan sejumlah keluhan pada saluran kemih, mulai dari nyeri saat buang air kecil, urine berwarna merah, hingga nyeri pada bagian pinggang. Dokter Spesialis Penyakit Dalam, dr. Sofyan Umarella, kepada RRI menjelaskan salah satu pemeriksaan sederhana yang dapat dilakukan untuk mengenali adanya nyeri pada area ginjal, yakni dengan mengetuk daerah costovertebral.
Menurut dr. Sofyan kepada RRI, pemeriksaan tersebut dilakukan dengan mengidentifikasi tulang rusuk bagian bawah atau costa ke-12 yang berada di sekitar area ginjal. Tangan ditempatkan pada bagian antara tulang belakang dan tulang rusuk, kemudian area tersebut diberikan ketukan secara perlahan. Apabila muncul nyeri, terutama nyeri yang terasa kuat dan menjalar ke bagian bawah, kondisi tersebut perlu mendapat perhatian.
“Nyeri yang muncul saat dilakukan ketukan pada sudut costovertebral dikenal sebagai nyeri ketok costovertebral atau costovertebral angle tenderness,” kata dr. Sofyan kepada RRI. Menurutnya, temuan tersebut dapat menjadi salah satu tanda yang perlu diperhatikan ketika seseorang mengalami keluhan pada area ginjal atau saluran kemih.
Namun, dr. Sofyan menjelaskan kepada RRI bahwa nyeri ketok costovertebral tidak secara khusus membuktikan seseorang memiliki batu ginjal. Nyeri tersebut juga dapat ditemukan pada kondisi lain, termasuk infeksi pada ginjal. Karena itu, seseorang yang mengalami nyeri hebat, demam, menggigil, atau keluhan saat buang air kecil tetap membutuhkan pemeriksaan lebih lanjut oleh tenaga kesehatan.
Selain pemeriksaan fisik, dr. Sofyan kepada RRI juga mengingatkan masyarakat untuk memperhatikan perubahan pada urine. Urine yang berwarna merah dapat menunjukkan adanya darah, sedangkan urine yang berbusa atau tampak berbeda dari biasanya dapat disebabkan oleh berbagai kondisi dan tidak dapat langsung disimpulkan sebagai tanda batu ginjal. Adanya kristal atau endapan dalam urine juga perlu diperiksa melalui pemeriksaan laboratorium untuk mengetahui penyebabnya.
Dr. Sofyan kepada RRI mengingatkan masyarakat agar tidak menjadikan pemeriksaan mandiri selama beberapa detik sebagai cara untuk memastikan adanya batu ginjal. Pemeriksaan medis seperti analisis urine dan, bila diperlukan, pemeriksaan pencitraan dapat membantu dokter memastikan keberadaan serta lokasi batu ginjal dan menentukan penanganan yang sesuai.
Masyarakat disarankan segera memeriksakan diri apabila mengalami nyeri pinggang atau perut yang hebat, urine berdarah, sulit atau sakit saat buang air kecil, demam, hingga menggigil. Menurut dr. Sofyan kepada RRI, pengenalan gejala sejak dini dan pemeriksaan yang tepat penting dilakukan agar penyebab keluhan dapat diketahui dan ditangani sesuai kondisi pasien.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....