Manggis Kaya Nutrisi, Beragam Kandungan Alaminya Bermanfaat bagi Kesehatan Tubuh
- 18 Jul 2026 21:56 WIB
- Ambon
RRI.CO.ID, Ambon – Buah manggis (Garcinia mangostana) merupakan salah satu buah tropis asli Asia Tenggara yang telah lama dikenal masyarakat sebagai buah dengan cita rasa manis, segar, dan kaya akan kandungan gizi. Selain menjadi buah konsumsi, manggis juga banyak diteliti karena mengandung berbagai senyawa alami yang berpotensi memberikan manfaat bagi kesehatan. Para ahli kesehatan menyebutkan bahwa konsumsi manggis sebagai bagian dari pola makan seimbang dapat membantu memenuhi kebutuhan nutrisi harian sekaligus mendukung fungsi tubuh.
Buah yang memiliki kulit berwarna ungu tua dengan daging berwarna putih ini mengandung berbagai vitamin dan mineral penting. Di antaranya vitamin C, vitamin B kompleks, folat, mangan, magnesium, kalium, serat, serta berbagai senyawa antioksidan yang berfungsi melindungi tubuh dari paparan radikal bebas. Kandungan tersebut menjadikan manggis sebagai salah satu buah yang direkomendasikan untuk melengkapi konsumsi buah dan sayur setiap hari.
Salah satu kandungan yang paling banyak mendapat perhatian para peneliti adalah xanthone, yaitu senyawa antioksidan alami yang terdapat pada kulit maupun daging buah manggis. Antioksidan bekerja dengan cara membantu menetralisir radikal bebas yang dapat merusak sel-sel tubuh. Paparan radikal bebas dalam jangka panjang diketahui berkaitan dengan proses penuaan dini serta meningkatnya risiko berbagai penyakit kronis. Oleh karena itu, mengonsumsi makanan yang kaya antioksidan, termasuk buah manggis, dinilai dapat mendukung kesehatan tubuh secara menyeluruh.
Selain kaya antioksidan, manggis juga mengandung vitamin C yang berperan penting dalam menjaga sistem kekebalan tubuh. Vitamin ini membantu tubuh memproduksi kolagen, mempercepat proses penyembuhan luka, serta meningkatkan kemampuan tubuh dalam melawan infeksi. Kebutuhan vitamin C yang tercukupi juga membantu menjaga kesehatan kulit, gusi, dan pembuluh darah.
Kandungan serat dalam buah manggis memberikan manfaat bagi sistem pencernaan. Serat membantu memperlancar proses buang air besar, menjaga keseimbangan bakteri baik di usus, serta memberikan rasa kenyang lebih lama. Dengan demikian, konsumsi manggis dalam jumlah yang sesuai dapat menjadi salah satu pilihan makanan sehat bagi masyarakat yang ingin menjaga berat badan maupun meningkatkan kesehatan saluran cerna.
Beberapa penelitian juga menunjukkan bahwa senyawa xanthone memiliki sifat antiinflamasi atau membantu mengurangi peradangan dalam tubuh. Peradangan merupakan respons alami tubuh terhadap infeksi atau cedera, namun apabila berlangsung dalam waktu lama dapat meningkatkan risiko berbagai penyakit kronis. Walaupun hasil penelitian tersebut cukup menjanjikan, para peneliti menegaskan bahwa sebagian besar penelitian masih memerlukan uji klinis lebih lanjut pada manusia sehingga manfaat tersebut belum dapat dijadikan dasar untuk penggunaan manggis sebagai obat.
Selain mendukung sistem imun dan pencernaan, kandungan kalium dalam buah manggis juga berperan dalam menjaga keseimbangan cairan tubuh, fungsi otot, serta membantu menjaga tekanan darah tetap normal. Mineral seperti magnesium dan mangan juga mendukung proses metabolisme tubuh, pembentukan tulang, dan aktivitas berbagai enzim yang penting bagi kesehatan.
Manggis juga termasuk buah dengan kandungan kalori yang relatif rendah dibandingkan makanan ringan tinggi gula atau lemak. Oleh sebab itu, buah ini dapat menjadi alternatif camilan sehat apabila dikonsumsi dalam porsi yang sesuai. Meski demikian, masyarakat tetap dianjurkan untuk mengonsumsi berbagai jenis buah agar memperoleh asupan gizi yang lebih lengkap dan beragam.
Di Indonesia, manggis menjadi salah satu komoditas hortikultura unggulan yang banyak dibudidayakan di berbagai daerah, termasuk Jawa Barat, Sumatera Barat, Lampung, Bali, hingga beberapa wilayah di Sulawesi. Selain memenuhi kebutuhan dalam negeri, buah manggis Indonesia juga diekspor ke sejumlah negara seperti China, Hong Kong, Thailand, Singapura, Malaysia, Timur Tengah, hingga beberapa negara di Eropa. Tingginya permintaan pasar internasional menunjukkan bahwa kualitas buah manggis Indonesia mampu bersaing di pasar global.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia mengingatkan bahwa manfaat buah manggis akan lebih optimal apabila dikonsumsi sebagai bagian dari pola hidup sehat, yaitu mengonsumsi makanan bergizi seimbang, rutin berolahraga, cukup tidur, serta menghindari kebiasaan merokok dan konsumsi alkohol berlebihan. Masyarakat juga diimbau untuk tidak mudah percaya terhadap klaim bahwa manggis dapat menyembuhkan berbagai penyakit secara instan tanpa bukti ilmiah yang kuat.
Dokter dan ahli gizi menegaskan bahwa buah manggis bukanlah pengganti obat maupun terapi medis. Bagi penderita penyakit tertentu, seperti diabetes atau gangguan pembekuan darah, konsumsi manggis sebaiknya tetap disesuaikan dengan anjuran tenaga kesehatan. Konsultasi dengan dokter diperlukan apabila seseorang ingin mengonsumsi ekstrak manggis atau suplemen dalam jumlah tertentu.
Dengan kandungan vitamin, mineral, serat, dan antioksidan yang dimilikinya, buah manggis tetap menjadi salah satu pilihan buah yang baik untuk dikonsumsi sehari-hari. Konsumsi buah ini secara bijak, disertai pola makan bergizi seimbang dan gaya hidup sehat, dapat membantu menjaga kesehatan tubuh sekaligus memenuhi kebutuhan nutrisi harian masyarakat.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....