Lima Penyakit Intai Idul Adha dan Tips Aman Makan Daging

  • 27 Mei 2026 16:19 WIB
  •  Ambon

Penulis: Aryo Wicaksono

RRI.CO.ID. Ambon - Hari Raya Idul Adha selalu identik dengan melimpahnya stok daging kurban di rumah, mulai dari daging sapi hingga kambing. Namun, di balik kelezatan hidangan sate, gulai, maupun rendang, ada risiko kesehatan nyata yang mengintai jika dikonsumsi secara berlebihan pada hari raya ini.

Merujuk data kesehatan dari laman Halodoc, setidaknya ada 5 masalah kesehatan utama yang rawan muncul atau kambuh selama momen Idul Adha akibat konsumsi daging merah dan masakan bersantan yang tidak terkontrol:

  1. Kolesterol Tinggi: Terlalu banyak makan daging sapi dan kambing dapat melonjakkan kadar kolesterol jahat yang memicu risiko penyakit jantung dan stroke.
  2. Gangguan Pencernaan: Hidangan Idul Adha yang tinggi lemak dan kalori, terutama yang menggunakan santan kental, dapat memperberat kerja lambung.
  3. Asam Urat: Daging merah dan jeroan mengandung zat purin yang tinggi. Konsumsi berlebih bisa memicu radang sendi.
  4. Dehidrasi: Konsumsi protein daging dalam jumlah besar memaksa ginjal bekerja lebih aktif memproduksi urine. Jika tidak diimbangi minum yang cukup, tubuh akan cepat dehidrasi.
  5. Sembelit: Daging merah sama sekali tidak mengandung serat, dominasi makan daging tanpa sayur akan membuat sistem pencernaan macet.

Supaya momen lebaran kurban tetap berjalan hangat tanpa harus berakhir di meja dokter, masyarakat diimbau untuk menerapkan langkah pencegahan berikut:

  • Batasi Porsi dan Pilih Daging Rendah Lemak: Batas aman konsumsi daging merah untuk orang dewasa berkisar antara 50–70 gram per hari.
  • Hindari Jeroan: Bagi pemilik riwayat asam urat dan kolesterol, sangat disarankan untuk menghindari bagian jeroan seperti hati, babat, atau usus.
  • Wajib Imbangi Serat: Selalu selingi makan daging dengan mengonsumsi sayuran hijau dan buah-buahan sebagai penyapu kolesterol alami sekaligus pelancar pencernaan.
  • Perbanyak Minum Air Putih: Karena asupan protein yang tinggi membuat ginjal bekerja ekstra, cukupi kebutuhan cairan tubuh dengan minum air putih minimal 8 gelas sehari..
  • Perhatikan Cara Pengolahan: Kurangi metode menggoreng atau penggunaan santan yang dipanaskan berulang kali.

Idul Adha adalah momen penuh berkah dan kebersamaan. Dengan menjaga pola makan yang seimbang serta bijak dalam mengolah daging kurban, kehangatan hari raya dapat dinikmati dengan tubuh yang tetap sehat dan bugar.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....