Jelang Idul Adha, Ini Tips Menjaga Tubuh Tetap Sehat saat Konsumsi Daging Kurban

  • 21 Mei 2026 09:29 WIB
  •  Ambon

RRI..CO.ID, Ambon - Perayaan Idul Adha identik dengan berbagai hidangan berbahan daging sapi dan kambing, mulai dari sate, gulai, tongseng, rendang, hingga sop daging. Namun, konsumsi daging berlebihan tanpa pola hidup sehat dapat membuat tubuh terasa begah dan metabolisme bekerja lebih berat.

Makanan tinggi protein dan lemak, terutama daging merah berlemak, membutuhkan proses pencernaan yang lebih lama dibandingkan makanan tinggi serat. Karena itu, masyarakat disarankan mulai mempersiapkan kondisi tubuh sebelum Hari Raya Idul Adha tiba.

Dilansir dari Johns Hopkins Medicine, sistem pencernaan memerlukan proses kompleks untuk memecah makanan menjadi energi dan nutrisi yang dibutuhkan tubuh. Dalam proses tersebut, tubuh menghasilkan enzim pencernaan untuk membantu mengolah protein, lemak, dan karbohidrat.

Agar tubuh tetap nyaman saat menikmati hidangan Idul Adha, pola makan sehat sebaiknya mulai diterapkan sejak tiga hingga tujuh hari sebelum hari raya. Konsumsi sayur, buah, dan makanan tinggi serat dianjurkan untuk membantu menjaga sistem pencernaan tetap optimal.

Selain itu, masyarakat juga disarankan mengurangi konsumsi gorengan, makanan bersantan, makanan ultraproses, dan minuman tinggi gula menjelang Idul Adha. Kebutuhan protein dapat dipenuhi dari sumber yang lebih ringan seperti ikan, tahu, tempe, dan telur.

Persiapan lain yang tidak kalah penting adalah menjaga hidrasi tubuh. Minum air putih yang cukup setiap hari membantu proses metabolisme, termasuk saat tubuh memproses protein dan lemak dari makanan.

Kebiasaan menunggu haus sebelum minum sebaiknya dihindari. Sebaliknya, konsumsi minuman tinggi gula, kopi berlebihan, dan minuman energi juga dianjurkan untuk dikurangi agar tubuh tidak mudah mengalami dehidrasi.

Selain menjaga pola makan, aktivitas fisik ringan juga penting dilakukan sebelum dan selama Idul Adha. Jalan kaki, stretching, atau olahraga ringan selama 20 hingga 30 menit setiap hari dapat membantu menjaga kebugaran tubuh dan membantu proses metabolisme tetap optimal.

Aktivitas fisik juga membantu tubuh membakar kalori, meningkatkan kualitas tidur, serta menjaga sensitivitas insulin dan metabolisme lemak. Dengan tubuh yang tetap aktif, perubahan pola makan saat hari raya dapat lebih mudah diadaptasi.

Kualitas tidur juga perlu diperhatikan. Kurang tidur dapat memengaruhi metabolisme tubuh dan membuat tubuh terasa lebih cepat lelah. Karena itu, masyarakat disarankan tetap memenuhi waktu tidur sekitar tujuh hingga delapan jam per hari agar stamina tetap terjaga selama perayaan Idul Adha.

Selain pola hidup sehat, pemenuhan nutrisi tambahan juga dapat membantu menjaga kondisi tubuh tetap optimal. Salah satunya melalui konsumsi suplemen kesehatan yang mengandung omega-3 atau Coenzyme Q10 untuk membantu memelihara kesehatan tubuh dan menjaga energi.

Dengan persiapan yang baik, masyarakat tetap dapat menikmati berbagai hidangan khas Idul Adha tanpa mengabaikan kesehatan. Momentum Idul Adha bukan hanya tentang menikmati sajian lezat, tetapi juga menjaga tubuh tetap bugar agar kebersamaan bersama keluarga dapat dinikmati dengan nyaman.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....