Gula Aren Lebih Sehat? Jangan Salah Kaprah!

  • 08 Mei 2026 18:50 WIB
  •  Ambon

RRI.CO.ID, Ambon - Pernah lihat kopi susu gula aren di mana-mana? Rasanya legit, harganya bersaing, dan kebanyakan orang langsung mikir: "Ah, ini kan gula alami, pasti lebih sehat dari gula putih." Tuh kan, sudah mulai terpengaruh iklan! Faktanya, meskipun gula aren berasal dari nira pohon aren dan masih mengandung sedikit mineral seperti kalium serta zat besi, jumlahnya sangat kecil. Jadi jangan langsung anggap dia superfood ya.

Tetap Saja, Gula Aren Adalah Gula

Kemenkes Ayo Sehat menegaskan: apapun bentuknya, gula tetaplah gula. Kandungan utamanya adalah sukrosa, yang bisa meningkatkan gula darah dan menambah kalori. Memang indeks glikemik gula aren sedikit lebih rendah dari gula putih, tapi efeknya hampir sama jika anda menyeduhnya dalam jumlah banyak. Buat kamu yang punya diabetes atau resistensi insulin, ini bukan soal jenis gula lagi, tapi soal seberapa sering dan banyak konsumsinya.

Yang Bikin Bahaya Bukan Gulanya, Tapi Kebiasaanmu

Masalah utama minuman gula aren kekinian bukan hanya gulanya, tapi semua isinya. susu tinggi lemak, krimer manis, sirup tambahan, dan porsi jumbo. Hasilnya? Satu gelas bisa jadi bom kalori! Kalau diminum tiap hari, risiko obesitas, diabetes tipe 2, sampai penyakit jantung mengintai. Rekomendasi umum menyebut asupan gula tambahan tidak lebih dari 10% kalori harian. Sayangnya, satu gelam minuman kekinian aja sering udah lewat batas.

Tips Nikmati Gula Aren Tanpa Rasa Bersalah

Kamu tetap bisa kok menikmati minuman favorit, asalkan pakai akal sehat. Pilih ukuran kecil, minta less sugar, hindari tambahan krimer atau sirup, dan jangan jadikan ini minuman harian. Kalau bisa, bikin sendiri di rumah biar kamu tahu persis apa yang masuk ke tubuh. Intinya: gula aren bukan musuh, tapi kalau tidak dikontrol, dia bisa jadi boomerang manis untuk kesehatanmu. Bijak itu keren!

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....