Jangan Tunggu Haus, Cara Aman Hadapi Panas
- 27 Apr 2026 10:34 WIB
- Ambon
RRI.CO.ID, Ambon - Gelombang panas ekstrem akibat fenomena El Nino membuat suhu di berbagai wilayah Indonesia terasa lebih menyengat. Kondisi ini tidak hanya menimbulkan rasa tidak nyaman, tetapi juga berisiko bagi kesehatan jika tidak diantisipasi dengan baik.
Dilansir dari Prevention, menjaga tubuh tetap terhidrasi menjadi langkah paling penting untuk bertahan dari panas ekstrem. Para ahli menekankan bahwa kebutuhan cairan harus dipenuhi bahkan sebelum tubuh merasa haus.
Dokter spesialis kedokteran darurat dan olahraga, Mark Conroy, menyarankan agar masyarakat mulai menjaga hidrasi sejak awal. Hal senada disampaikan Christopher Bryczkowski yang mengingatkan bahwa rasa haus merupakan tanda awal tubuh mengalami dehidrasi.
Selain air putih, tubuh juga membutuhkan elektrolit, terutama saat banyak berkeringat. Minuman dengan kandungan elektrolit dapat membantu menjaga keseimbangan cairan tubuh, sementara minuman berkafein dan beralkohol sebaiknya dihindari karena dapat memperparah dehidrasi.
| Baca juga: Benarkah Madu Tidak Bisa Basi? Ini Faktanya |
Untuk mengetahui kondisi hidrasi, masyarakat dapat memperhatikan warna urine. Dokter Cedric Dark menjelaskan bahwa urine berwarna terang menandakan tubuh terhidrasi dengan baik, sedangkan warna gelap menjadi tanda tubuh kekurangan cairan.
Selain menjaga asupan cairan, faktor lingkungan seperti indeks panas juga perlu diperhatikan. Kelembapan tinggi dapat menghambat proses pendinginan tubuh melalui keringat, sehingga meningkatkan risiko heat stroke yang berbahaya bagi kesehatan.
Pakar nutrisi dan ilmu olahraga Riana Pryor menyarankan penggunaan pakaian yang ringan dan longgar serta menghindari aktivitas di luar ruangan pada jam puncak panas. Dengan langkah sederhana seperti menjaga hidrasi, mengatur aktivitas, dan melindungi tubuh dari paparan panas, risiko gangguan kesehatan akibat cuaca ekstrem dapat diminimalkan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....