Jus Buah Terbaik Menurut Ahli Gizi
- 24 Apr 2026 11:35 WIB
- Ambon
RRI.CO.ID. Ambon - Buah kaya akan serat dan vitamin yang dibutuhkan tubuh. Namun, ketika dijadikam jus, manfaat buah berkurang. Jus buah sering kali telah kehilangan serat dan mengandung gula tambahan.
Ahli gizi dari Inggris Rob Hobson, penulis buku Unprocess Your Life mengatakan bahwa jus buah menyediakan nutrisi seperti vitamin C, kalium, dan folat, serta senyawa tumbuhan seperti flavonoid. Namun, ketika meminumnya secara teratur sama seperti minum minuman ringan yang disamarkan.
Sebab, jus umumnya sudah kehilangan serat utuh yang memperlambat penyerapan gula. Tanpa serat utuh, fruktosa alami dalam buah berubah menjadi gula bebas yang bisa menyebabkan lonjakan gula darah dan energi yang cepat, diikuti dengan penurunan drastis.
Karena itu, ia menyarankan agar membatasi minum jus buah dan sebaiknya diminum bersama dengan makanan.
"Minumlah bersama makanan, segelas kecil jus jeruk saat sarapan dapat membantu mengurangi lonjakan gula darah dan meningkatkan penyerapan zat besi dari sereal," katanya.
Beberapa jus buah terbaik menurut Hobson
- Jus Jeruk
Jus jeruk kaya akan vitamin C, folat, dan kalium. Studi bahkan menemukan bahwa konsumsi rutin dalam jumlah kecil dapat meningkatkan kualitas diet dan meningkatkan status vitamin C sekaligus menurunkan peradangan. Hobson merekomendasikan untuk memilih jus yang baru diperas atau diperas dingin untuk mengawetkan senyawa tanaman. - Jus Delima
Jus delima kaya akan polifenol. Antioksidan kuat ini membantu mendukung kesehatan jantung dengan mengurangi stres oksidatif dan meningkatkan fungsi endotel atau lapisan pembuluh darah.
Buah berwarna merah tua ini juga merupakan sumber ellagitannin, zat kimia yang berinteraksi dengan makanan bertepung untuk mengurangi lonjakan gula darah yang biasa terjadi setelah makan. "Menariknya, uji coba menunjukkan bahwa minum jus delima dengan roti menurunkan respons gula darah, tetapi efek yang sama tidak terlihat ketika orang diberi pil suplemen," kata dia.
Meskipun demikian Hobson memperingatkan bahwa jus delima bukanlah obat mujarab, terutama ketika ditambahkan gula. - Jus Jeruk Bali
Meski tidak lazim dibuat jus, jeruk bali kaya nutrisi karena mengandung hampir setengah dari vitamin C harian, kalium serta senyawa tanaman seperti naringene. "Senyawa ini memiliki sifat antioksidan dan anti-inflamasi yang dapat membantu mendukung kesehatan jantung dan kontrol gula darah," kata Hobson. - Jus Nanas
Jus nanas merupakan sumber vitamin C dan manganyang membantu mendukung kesehatan tulang. Selain itu, buah ini mengandung bromelain yang diyakini dapat membantu pencernaan dan mengurangi peradangan. Itu sebabnya, Hobson mengatakan jus ini jadi pilihan bagi mereka yang menderita penyakit inflamasi seperti artritis reumatoid dan tekanan darah tinggi.
Jus yang lebih sehat terbuat dari 100 persen buah tanpa tambahan gula, bukan dari konsentrat. "Idealnya yang baru diperas atau diperas dingin," kata Hobson. Jika membeli jus kemasan, periksa label dan pilih yang tidak mengandung gula tambahan.
Sumber : Makanan Sehat (Halodoc)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....