Sering Minum Air Es Bisa Ganggu Pencernaan
- 21 Apr 2026 21:23 WIB
- Ambon
RRI.CO.ID, Ambon - Minum air dingin memang terasa menyegarkan, terutama setelah makan atau saat cuaca panas. Namun, kebiasaan ini ternyata bisa berdampak pada sistem pencernaan jika dilakukan secara berlebihan atau pada waktu yang kurang tepat.
Menurut ahli gastroenterologi Jaydeep Patel, suhu air yang terlalu dingin dapat memengaruhi proses pencernaan. Saat air dingin masuk ke lambung, pembuluh darah akan menyempit sehingga aliran darah berkurang dan memperlambat kerja sistem pencernaan.
Kondisi ini membuat tubuh harus menyesuaikan suhu di dalam lambung. Akibatnya, energi dan aliran darah difokuskan untuk menstabilkan suhu, sehingga proses pencernaan makanan menjadi kurang optimal.
Salah satu dampak yang bisa terjadi adalah melambatnya gerakan peristaltik, yaitu kontraksi otot yang mendorong makanan melalui saluran pencernaan. Ketika proses ini terganggu, makanan akan lebih lama berada di dalam lambung.
Selain itu, konsumsi air dingin saat atau setelah makan juga dapat menyebabkan perut terasa kembung dan berat. Hal ini terjadi karena makanan yang belum tercerna dengan baik menumpuk di dalam lambung dan menimbulkan rasa tidak nyaman.
Efek lain yang mungkin muncul adalah terganggunya penyerapan nutrisi. Proses pencernaan lemak dan karbohidrat bisa melambat, sehingga tubuh membutuhkan waktu lebih lama untuk menyerap zat gizi penting dari makanan.
Meski demikian, tidak semua orang akan merasakan dampak yang sama. Bagi individu dengan gangguan pencernaan seperti IBS atau kondisi tertentu, konsumsi air dingin bisa memperparah gejala. Oleh karena itu, penting untuk menyesuaikan kebiasaan minum dengan kondisi tubuh agar kesehatan pencernaan tetap terjaga.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....