Cara Menekan Risiko Glaukoma dari Pola Hidup Sehat
- 15 Mar 2026 21:32 WIB
- Ambon
RRI.CO.ID, Ambon - Penyakit Glaukoma merupakan salah satu gangguan mata yang dapat menyebabkan kerusakan saraf optik dan berujung pada kebutaan permanen jika tidak ditangani dengan baik. Penyakit ini sering berkembang secara perlahan sehingga banyak penderita tidak menyadari kondisinya sejak awal. Karena itu, deteksi dini dan pengelolaan faktor risiko menjadi sangat penting. Tanpa penanganan yang tepat, kerusakan saraf mata akibat glaukoma dapat bersifat permanen.
Dokter mata subspesialis glaukoma dari JEC Eye Hospitals & Clinics, Zeiras Eka Djamal, mengatakan hingga saat ini belum ada makanan tertentu yang terbukti dapat mencegah atau menyembuhkan glaukoma secara langsung. Ia menjelaskan bahwa tidak ada jenis makanan yang secara spesifik mampu menghentikan perkembangan penyakit tersebut. Meski begitu, menjaga kesehatan tubuh secara umum tetap penting untuk menurunkan faktor risiko. Hal ini karena berbagai penyakit sistemik dapat memengaruhi kesehatan mata.
Salah satu langkah yang dapat dilakukan adalah menjaga pola makan yang seimbang. Konsumsi makanan yang terlalu tinggi gula dapat meningkatkan risiko penyakit seperti diabetes. Penyakit diabetes sendiri diketahui menjadi salah satu faktor yang dapat meningkatkan risiko terjadinya glaukoma. Oleh karena itu, masyarakat dianjurkan untuk mengurangi konsumsi makanan manis serta menjaga asupan nutrisi yang seimbang.
Selain pola makan, menjaga berat badan juga menjadi hal penting dalam menekan risiko berbagai penyakit. Kondisi obesitas dapat memicu munculnya berbagai masalah kesehatan seperti tekanan darah tinggi, diabetes, dan kolesterol tinggi. Ketiga kondisi tersebut dapat memengaruhi sistem pembuluh darah, termasuk pembuluh darah pada mata. Jika tidak dikendalikan dengan baik, gangguan tersebut dapat berdampak pada kesehatan penglihatan.
Mengontrol penyakit sistemik juga menjadi bagian penting dalam upaya menjaga kesehatan mata. Penyakit seperti hipertensi, diabetes, dan kolesterol tinggi perlu dikelola dengan baik melalui pemeriksaan rutin dan pengobatan yang tepat. Gangguan pada pembuluh darah akibat penyakit tersebut dapat meningkatkan risiko terjadinya masalah pada mata. Dalam beberapa kasus, kolesterol tinggi bahkan dapat meningkatkan risiko terjadinya stroke pada mata.
Selain itu, penggunaan obat juga perlu diperhatikan karena beberapa jenis obat dapat memengaruhi tekanan bola mata. Dokter mengingatkan masyarakat untuk selalu menggunakan obat sesuai dengan anjuran tenaga medis. Penggunaan obat secara berlebihan atau tanpa pengawasan dapat memicu berbagai masalah kesehatan. Salah satunya adalah penggunaan obat tetes mata yang mengandung steroid dalam jangka panjang yang dapat meningkatkan risiko glaukoma dan katarak.
Secara umum, menjaga gaya hidup sehat menjadi langkah penting untuk membantu menekan risiko penyakit mata. Meskipun faktor genetik juga berperan dalam munculnya glaukoma, gaya hidup sehat tetap dapat membantu mengurangi berbagai faktor risiko. Masyarakat dianjurkan untuk menjaga pola makan, mengontrol penyakit kronis, serta menggunakan obat secara bijak. Dengan langkah tersebut, kesehatan mata dapat tetap terjaga dan risiko gangguan penglihatan dapat diminimalkan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....