Begini Kata Dokter agar Flu Cepat Sembuh
- 24 Feb 2026 15:37 WIB
- Ambon
RRI.CO.ID, Ambon - Flu kerap dianggap sebagai penyakit ringan, tetapi gejalanya dapat sangat mengganggu aktivitas sehari-hari. Demam, nyeri otot, sakit kepala, batuk, hingga kelelahan ekstrem sering membuat penderitanya sulit beraktivitas. Saat musim flu tiba, banyak orang mencari cara agar bisa segera pulih dan kembali bekerja atau bersekolah. Meski disebabkan oleh virus yang harus dilawan tubuh secara alami, ada beberapa langkah yang direkomendasikan dokter agar proses pemulihan terasa lebih ringan.
Langkah pertama yang paling penting adalah istirahat total. Profesor dan kepala penyakit menular di University at Buffalo, Thomas Russo, menegaskan bahwa tubuh membutuhkan energi untuk melawan infeksi. Menurutnya, istirahat membantu tubuh mengalihkan energi ke proses penyembuhan. Memaksakan diri tetap beraktivitas justru bisa membuat tubuh semakin lelah dan memperburuk rasa tidak nyaman.
Selain istirahat, memperbanyak minum juga sangat penting saat flu. Demam dan keringat berlebih menyebabkan tubuh kehilangan banyak cairan. Jika tidak segera diganti, dehidrasi dapat memperparah kondisi dan menghambat pemulihan. Air putih, sup hangat, atau minuman dengan elektrolit ringan dapat membantu menjaga keseimbangan cairan tubuh.
Vaksin flu juga menjadi langkah pencegahan yang efektif. Dokter dan profesor kedokteran darurat di Rutgers New Jersey Medical School, Erin Muckey, menjelaskan bahwa tubuh memerlukan sekitar dua minggu untuk membentuk kekebalan setelah vaksinasi. Meski tidak menyembuhkan flu yang sudah terjadi, vaksin terbukti dapat memperpendek durasi dan meringankan gejala bila terinfeksi. Karena itu, vaksinasi tetap dianjurkan sebelum musim flu tiba.
Dalam kondisi tertentu, dokter dapat meresepkan obat antivirus seperti oseltamivir atau baloxavir. Dokter spesialis penyakit menular, William Schaffner, menyebut obat ini dapat membantu meredakan gejala dan mempercepat pemulihan sekitar satu hari. Namun, obat antivirus tidak boleh dikonsumsi sembarangan karena berpotensi menimbulkan efek samping. Konsultasi medis diperlukan agar penggunaannya tepat dan aman.
Obat penurun demam seperti paracetamol atau ibuprofen juga dapat membantu meningkatkan kenyamanan saat flu. Obat ini memang tidak selalu mempercepat kesembuhan, tetapi efektif meredakan demam, sakit kepala, dan nyeri otot. Para ahli mengingatkan agar anak-anak dan remaja tidak diberikan aspirin karena berisiko menyebabkan sindrom Reye. Penggunaan obat bebas tetap harus mengikuti aturan dosis yang dianjurkan.
Langkah tambahan yang dapat dipertimbangkan adalah penggunaan suplemen serta menjaga kelembapan udara. Suplemen seperti vitamin C, zinc, atau elderberry dapat membantu mendukung sistem imun, terutama saat nafsu makan menurun. Selain itu, penggunaan humidifier atau uap hangat dapat membantu melembapkan saluran pernapasan yang kering. Meski tidak mempercepat penyembuhan secara langsung, langkah-langkah ini dapat membuat proses pemulihan terasa lebih nyaman dan terkendali.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....